Media sosial sempat dihebohkan dengan video yang menampilkan seorang gadis punk dengan sekujur tubuh penuh dengan tato dan tindikan, namun kemudian diberikan pakaian syari oleh Ustaz Ebit Lew.
Ustaz Ebit Lew adalah seorang pria asal Malaysia yang pernah menjadi viral karena membantu anak-anak punk di Indonesia yang hidup di jalanan. Ia membimbing mereka untuk berhijrah.
Tidak disangka, wanita yang diduga bernama Mondy tersebut, ketika menutup auratnya, terlihat sangat cantik. Hal yang mengejutkan lainnya adalah dia mengungkapkan keinginannya untuk berhijrah.
Saat ini, netizen mengungkapkan identitas sebenarnya dari sosok Mondy. Ternyata, Mondy adalah seorang influencer TikTok yang memiliki lebih dari 1 juta pengikut.
Dalam bio TikTok-nya, Mondy menulis bahwa dia menerima kerjasama dan endorse untuk modeling. Unggahan Mondy yang mengenakan hijab dan menceritakan tentang perjalanan hijrahnya sudah ditonton lebih dari 1,4 juta kali di TikTok.
Saat bertemu dengan Ebit Lew, Mondy adalah seorang anak punk yang tinggal di jalanan. Dia juga merawat seorang anak berusia 4 tahun yang bukan anak kandungnya.
Uang yang diperoleh Mondy dari mengamen dan menjadi seorang anak punk di jalanan digunakan untuk membiayai kehidupannya sendiri dan anak kecil tersebut.
"Dalam takdir, aku bertemu dengan Mondy, seorang ibu tunggal berusia 21 tahun di Jakarta yang membiayai seorang anak berusia 4 tahun. Wajahnya penuh dengan tato, termasuk di matanya. Dia cantik dan baik sekali. Ini adalah kehidupan seorang anak punk jalanan. Sejak kecil, hidupnya sulit dan dijalani di jalanan," demikian keterangan yang ditulis oleh Ebit Lew dalam unggahan di Instagram.
Selain itu, Ebit Lew juga menjelaskan bahwa Mondy baru-baru ini harus meninggalkan kontrakannya karena tidak mampu membayar sewa.
Baca Juga: Putri Ariani Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Depan Ribuan Penonton?
Namun, setelah berhijrah, Mondy menjadi viral dan mendapatkan banyak tawaran pekerjaan. Saat ini, dia berada di Malaysia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok