Manado.suara.com - Istri Rendy Kjaernett, Lady Nayoan sempat mengegerkan jagat maya usai dirinya membongkar perselingkuhan sang suami dengan Syahnaz Sadiqah.
Lady Nayoan merasa geram dengan aksi perselingkuhan Rendy dan Syahnaz yang terus menerus terulang. Diketahui, hubungan gelap mereka terjalin sejak tahun 2022 lalu.
Ia bahkan membagikan berbagai bukti chat mesra, bayaran check in hotel, hingga ponsel yang dibelikan Syahnaz untuk suaminya.
Terlanjur kecewa dengan Rendy, akhirnya Lady memilih untuk mantap bercerai dengan sang suami. Terkait keputusan cerai Lady, Maia Estianty dalam podcast miliknya menyatakan keyakinan Lady untuk bercerai.
"Kalau di agama Kristen bukannya agak susah ya untuk pisah kecuali ada bukti konkret berzinah misalnya gitu," tanya Maia Estainty seperti yang dikutip dari Maia AlELDUL TV pada Jumat (30/6/2023).
Kemudian Lady menjelaskan jika dirinya bisa bercerai apabila salah satu dari mereka melakukan perzinahan.
“Bisa berpisah kalau misal karena berzinah, walau dalam perjanjian hanya maut memisahkan," jawab Lady.
Maia kemudian bertanya kembali apakah Lady sudah punya bukti perzinahan suaminya dengan Syahnaz hingga mantap bercerai.
"Apakah seorang Lady sudah bisa membuktikan bahwa ini perzinahan gitu?" tanya Maia.
Ibu tiga anak itu pun menjawab bahwa ia ada dalam proses perselingkuhannya tersebut, bahkan dirinya sempat berkomunikasi dengan Syahnaz dan Rendy.
"Karena kan aku ada di dalam proses itu, dan aku berkomunikasi dengan mereka gitu," jawab Lady.
"Jadi buktinya ada?" tanya Maia lagi memastikan.
"Ada," jawab Lady tegas.
Seperti yang diketahui, Lady sempat memaafkan aksi Rendy yang berselingkuh dengan Syahnaz, padahal saat itu posisinya ia tengah hamil anak ketiga.
Maka dari itu, Rendy yang sudah tiga kali kepergok selingkuh itu membuat Lady mantap menceraikannya walaupun ketiga anak-anaknya masih kecil.
Berita Terkait
-
Heboh! Video Syur 8 Detik Mirip Syahnaz Tersebar: Siap-siap Masuk Penjara
-
Disebut Numpang Kekayaan Syahnaz, Keluarga Jeje Govinda Ungkap Hal yang Mengejutkan
-
Lady Nayoan Tuding Jeje Govinda Tak Peduli Hubungan Bejat Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett
-
Rumah Tangga Lady Nayoan dan Rendy Kjaernett Hancur, Syahnaz dan Jeje Asyik Rayakan Lebaran Idul Adha Bersama
-
Harus Siap Layani Tiap Dipanggil Syahnaz Sadiqah, Rendy Kjaernett Sering Tinggal Keluarga dengan Alasan Tak Jelas
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan