Manado.suara.com - Krisdayanti, atau yang lebih akrab disapa KD, baru-baru ini menjadi pusat perhatian setelah menggelar konser solo yang megah dengan judul "Semesta", yang mempertemukannya dengan beberapa musisi ternama Tanah Air.
Namun, sorotan publik tak berhenti pada konser tersebut, melainkan beralih pada kegiatan selanjutnya yang dilakukan oleh artis yang juga merupakan anggota DPR ini.
Usai sukses menggelar konser megah, KD tak melambatkan langkahnya. Artis yang juga terlibat dalam dunia politik ini terbang ke Malang, Jawa Timur, bersama beberapa rekan kerjanya.
Kedatangan mereka ke Malang bukanlah sekadar liburan santai, melainkan untuk tujuan wisata religi. KD dan rombongannya mengunjungi Masjid Tiban, sebuah masjid yang terkenal di wilayah tersebut.
Di akun Instagramnya, KD membagikan momen kunjungannya ke Masjid Tiban. Dia mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan untuk beribadah di masjid yang megah ini.
Baca Juga: Sepakat Rujuk di Ulang Tahun Lady Nayoan, Ini Harapan Rendy Kjaernett untuk Istri Tercinta
Dia juga mengapresiasi arsitektur luar biasa dari masjid ini, yang menjadi tujuan wisata religi bagi banyak orang.
Namun, kunjungan KD ke Masjid Tiban ternyata mendapat tanggapan yang beragam dari netizen. Kontroversi pun bermula dari gaya busananya saat masuk ke masjid tersebut.
Banyak netizen yang mengkritik KD karena dinilai kurang sopan dalam berpakaian, terutama karena dia tidak mengenakan busana tertutup dan hijab.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta