Jessica Iskandar kembali mengadu kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo terkait kasus dugaan penipuan yang dialaminya. Dalam unggahan terbaru di Instagram, Jessica terlihat memposting foto Kapolri dengan caption yang berisi keluhannya.
"Pak Listyo, Karena kinerja kepolisian saya rasa lamban dalam menangani kasus penipuan 10 milyar yang saya alami dan terkesan tidak ada harapan untuk segera menangkap tersangkanya meskipun sdh DPO, Saya belajar ikhlas pak Kapolri, saya mendapat pelajaran mungkin menipu orang lebih mudah lalu kabur, yang penting tipunya bisa banyak berM-M jadi bisa bebas terus dan kabur semoga kedepannya tidak ada korban seperti saya lagi pak," tulis Jessica.
Unggahan Jessica sontak dibanjiri komentar dari netizen dan para selebriti yang ikut prihatin atas kasus yang menimpanya. Salah satu komentar yang paling mencolok datang dari Maia Estianty.
"Mungkin lu harus kasih tiket uang penjemputan sang penipu ama team yang jemputnya juga, gitu kira-kira," tutur Maia.
"Sekelas artis yang sudah viral aja masih begini ya. Kalau rakyat biasa, bisa apa?" tutur netizen.
"Jangan berharap sama polisi. Kita ketemu polisi aja malah di mintain duit ma polisi (tilang)," ujar lainnya.
Sebagai informasi, Jessica Iskandar menjadi korban dugaan penipuan nyaris Rp10 miliar. Kasus ini bermula ketika Jessica Iskandar dan suaminya, Vincent Verhaag, membeli dua unit mobil mewah dari seseorang bernama Christopher Stefanus Budianto.
Namun, setelah uang pembayaran ditransfer, mobil-mobil tersebut tidak kunjung dikirim.
Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag kemudian melaporkan kasus ini ke polisi pada Maret 2023. Namun, hingga saat ini, tersangka Christopher Stefanus Budianto masih belum ditangkap.
Baca Juga: Reaksi Jessica Iskandar Dipergoki El Barack Lagi Wik Wik dengan Suami, Panik!
Jessica Iskandar mengaku sudah sangat kecewa dengan kinerja kepolisian dalam menangani kasus ini. Ia berharap agar kasus ini segera diusut tuntas dan tersangkanya dapat segera ditangkap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan