Belum lama ini, Nikita Mirzani menjadi sorotan media sosial usai dirinya buka suara terkait sang putri, Lolly yang dikabarkan telah diusir dari rumah Mami Eda di London.
Sontak saja banyak warganet yang beramai-ramai mendesak Nikita Mirzani untuk menjemput Lolly. Namun, apa yang terjadi selanjutnya justru memunculkan kontroversi baru dalam kisah keluarga ini.
Ternyata, rasa iba yang mungkin diharapkan dari Nikita Mirzani tidak muncul. Alih-alih merasa kasihan pada Lolly, Nikita justru memilih untuk menyinggung keputusannya beberapa waktu lalu yang memilih mengikhlaskan putrinya kepada keluarga Mami Eda.
"Kalian paham arti ikhlas? Kalian pernah bully saya. Saya dibilang ibu yang tidak baik karena mengekang anak kandung saya sendiri agar tidak ikut-ikutan pergaulan di zaman yang edan ini. Sekarang giliran itu anak ada masalah, kalian rame-rame taq saya suruh saya bantu,” kata Nikita Mirzani beberapa waktu lalu, dikutip pada Jumat (29/9/2023).
Pernyataan tersebut seolah menunjukkan bahwa Nikita Mirzani merasa bahwa dia telah dikritik dan dikecam oleh publik ketika dia berusaha melindungi Lolly dengan cara yang dianggapnya benar.
Sebagai seorang ibu, keputusannya saat itu mungkin sulit untuk dilupakan, dan situasi saat ini mengingatkannya pada ketidaksetujuan banyak orang terhadap tindakannya.
Tidak hanya itu, Nikita Mirzani juga mengajak warganet untuk menyuruh Mami Eda untuk bertanggung jawab atas situasi ini. Menurutnya, Mami Eda adalah orang yang mengambil Lolly dari asramanya dan sekarang harus bertanggung jawab atas keputusan ini.
"Kalian aja yang bantu kan selama ini, jg kalian yang support kehaluannya. Sampai itu anak jadi ilang arah. Dan suruh itu keluarga kera sih Juliana dan anaknya Eda tanggung jawab karena sudah dibikin itu anak rusak. Kan mereka yang jemput itu anak dari sekolahannya,” ucapnya.
Terkait dengan istilah "keluarga kera," tampaknya ini adalah panggilan yang diberikan oleh Nikita kepada Mami Eda dan keluarganya. Nikita Mirzani menyatakan bahwa netizen telah mendukung Mami Eda dalam keputusannya yang, menurutnya, telah mengubah arah hidup Lolly.
Baca Juga: Pucat Banget, Pakai Selang Infus, Katon Bagaskara Lemah di Ranjang Rumah Sakit
Meskipun Nikita Mirzani awalnya terlihat bersemangat untuk mengutarakan pendapatnya, ia kemudian mengakhiri unggahannya dengan meminta agar warganet tidak lagi mengait-ngaitkan hidupnya dengan Lolly.
"Duh yah, jangan ganggu saya lagi. Urusan itu anak bukan lagi tanggung jawab saya. Tanggung jawab saya sudah selesai," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Keluarga Mami Eda Sudah Tak Mau Tampung Lolly: Gak Mau Nampung Lama-lama, Ngabisin Duit!
-
Loly Hidup Ngontrak di Inggris, Ditangkap Polisi London?
-
Gegara Sang Kekasih Tak Suka Gayanya, Lolly Bakal Preloved Dress Lama: Aku Kalo Pacaran Emang Nurut
-
Lolly Dimarahin Mami Eda gegara Boros Listrik, Nikita Mirzani Bereaksi: Itu Risiko!
-
Lolly Dimarahin Mami Eda Gegara Boros Listrik: Tidak Boleh Begitu, Tinggal Disini Mahal!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123