Metro, Suara.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung memberikan pemahaman hukum terkait UU No.35 Tahun 2014 tentang perlindungan dan hak-hak anak kepada para pelajar di MTS Negeri 1 Bandarlampung, Senin (13/6/2022).
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bandarlampung,Helmi menjelaskan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dilakukan guna memberikan pengenalan hukum kepada anak-anak terkait UU perlindungan anak dan hak anak.
Menurutnya program JMS bertujuan untuk mengenalkan produk hukum seperti UU serta mengenal keakraban lembaga kejaksaan dan tupoksinya di kalangan pelajar.
Selain itu untuk menjalankan fungsi penegakan hukum kejaksaan juga melakukan fungsi preventif yakni mencegah terjadinya kejahatan dengan melakukan penerangan hukum.
"Jadi program ini dilaksanakan merupakan wujud nyata atas diterbitkannya keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-184/A/JA/11/2015 tanggal 18 November 2015 tentang pembentukan tim JMS Kejaksaan RI. Ini juga sebagai upaya mendukung agenda nawa cita ke 8 Indonesia yakni melakukan revolusi karakter bangsa," katanya seperti dilansir Antara Lampung.
Helmi menambahkan selain memberikan pemahaman terkait UU perlindungan dan hak anak, para jaksa juga memberikan pemahaman kepada para pelajar berupa pengenalan lembaga kejaksaan RI sebagai salah satu institusi penegak hukum dan tupoksi dan kewenangan jaksa dalam peradilan.
"Kita juga sampaikan kepada anak-anak agar tidak terlibat tindak pidana yang akan merugikan diri sendiri sesuai dengan moto JMS yakni “kenali hukum, jauhi hukumannya”," kata dia lagi.
Ia berharap kepada seluruh pelajar khususnya di MTS Negeri 1 agar dapat mengambil materi dan pengarahan yang telah diberikan sehingga kedepan dapat menjadi acuan para pelajar agar tidak melakukan perbuatan tindak pidana yang dapat merugikan diri sendiri, orangtua, dan orang lain.
"Lewat pemahaman hukum sejak dini akan membantu proses pembentukan karakter anak bangsa yang berbasis hukum. Dengan memahami dan mentaati hukum, anak bangsa akan menjadi anak yang berprestasi dan membanggakan serta bisa diharapkan menjadi pemimpin masa depan," pungkasnya.
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Robek Gawang Swedia, Kylian Mbappe Cetak Rekor Lewati Ronaldo
-
Flashback 1998: Norwegia Pernah Tumbangkan Brasil, Bakal Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Gelombang Panas Ekstrem Ancam Fase Gugur Piala Dunia 2026, Suhu Bisa Tembus 43 C
-
Kekhawatiran Besar Carlo Ancelotti Jelang Brasil vs Norwegia di Babak 16 Besar
-
Lionel Messi Jadi Spider-Man? Aksi Terbangnya Bareng Tom Holland Bikin Heboh
-
Teror Suporter Meksiko: Pasang Petasan hingga Gelar Konser Dadakan Depan Hotel Ekuador
-
Viral Aneh di Piala Dunia 2026: Foto Lewat TV dan Unggah di Sosmed Jadi Tren
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Erling Haaland Pahlawan! Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman