Metro, Suara.com- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menjelaskan tiga prinsip dasar membangun desa wisata yang ideal dan dapat diadopsi oleh para perangkat desa di seluruh Indonesia.
Pertama, adalah menyusun master plan agar pembangunan desa wisata lebih terarah. Oleh karena itu, pembangunan desa wisata harus melalui perencanaan dan musyawarah desa yang valid, tidak hanya sekadar ikut-ikutan saja.
"Dengan master plan, dana yang terbatas bisa dimaksimalkan untuk pembangunan secara bertahap dan tidak asal membangun. Ini yang disebut dengan pola pembangunan tumbuh kembang," ungkap Gus Halim sapaan akrab- Menteri Abdul Halim Iskandar saat mengunjungi Desa Wisata Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Kamis (28/07/2024).
Selanjutnya, desa yang memiliki potensi desa wisata bisa menggandeng desa tetangga untuk berinvestasi. Hal ini bisa dengan memaksimalkan fungsi BUM Desa atau BUM Desa Bersama untuk berbagi saham atas kepemilikan desa wisata tersebut.
Menurut Gus Halim, desa yang tidak miliki potensi wisata tidak perlu memaksakan diri untuk membangun desa wisata, lebih baik bersinergi dengan desa terdekat untuk sama-sama mengembangkan desa wisata.
"Ini yang disebut dengan kolaborasi, sehingga semua punya rasa kepemilikan yang tinggi terhadap aset yang memang luar biasa ini," jelas Gus Halim.
Ketiga, Gus Halim mengingatkan agar wisata tidak menjadi tujuan pembangunan. Menurutnya, wisata merupakan salah satu dampak positif dari pembangunan desa. Dengan demikian, desa tidak perlu merancang wisata, melainkan menata lingkungan yang nantinya akan berdampak menjadi tempat wisata karena sudah dibangun dengan baik dan terarah.
"Lakukan apa yang bermanfaat bagi alam, bagi lingkungan, bagi pengairan, bagi pertanian, bagi kehidupan warga masyarakat. Wisata itu dampak yang dihasilkan dari kondisi itu," pungkas Gus Halim.
Baca Juga: Gernas BBI Perkuat Kemitraan Pendidikan Vokasi dan UMKM
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
Mobil Bekas Cocok Dipakai Jangka Panjang: 5 Opsi Tunggangan Irit BBM, Konsumsi Kurang dari 15 Km/L
-
Solusi Kartu ATM BRI Tertelan atau Hilang Tanpa Pakai Buku Tabungan
-
Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang
-
3.000 Nakes Terdampak Banjir Sumatra Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Menkes: Supaya Tenang Kerja
-
Daftar Lengkap Titik Macet Parah di Jawa Barat saat Mudik 2026, Hindari agar Tak Tua di Jalan
-
Bye-Bye Apek! Ini 5 Cara Ampuh Usir Bau Tak Sedap di Dalam Mobil
-
Tren Mobil Hybrid Meningkat Jetour T2 PHEV Siap Jadi Pendatang Baru di Pertengahan Tahun
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kevin Diks Kaget Lihat FC Copenhagen Terpuruk dan Terancam Degradasi
-
Iran Rilis Video AI Serang AS-Israel: Trump Jadi LEGO, Epstein File Pemicu Perang