Metro, Suara.com- Pelaksana Tugas Inspektur Jenderal (Plt Irjen) Kementerian Agama (Kemenag) Nizar menegaskan bahwa Aparat Sipil Negara (ASN) harus menjadi contoh dalam praktik moderasi beragama. Inspektorat Jenderal sebagai unit yang memiliki tugas pengawasan, harus mengawal dan memastikan ASN Kemenag moderat dalam beragama.
Hal tersebut disampaikan Nizar saat membuka Orientasi Pelopor Penguatan Moderasi Beragama Tahap II Inspektorat Jenderal, di Bogor, Jawa Barat.
"Kita ketahui bersama bahwa penguatan moderasi beragama adalah salah satu program prioritas Kemenag dan masuk dalam RPJMN Pemerintah Pusat, sehingga Itjen harus mengawal suksesnya program ini dan semua ASN menjadi moderat," tutur Nizar, Minggu (7/8/2022).
Orientasi Pelopor Penguatan Moderasi Beragama Tahap II ini digelar selama empat hari, mulai 7-10 Agustus 2022. Sebelumnya, pada April 2022, Itjen Kemenag juga telah mengadakan acara serupa di lokasi yang sama.
Nizar juga menyampaikan terdapat empat indikator utama moderasi beragama, yaitu komitmen kebangsaan, anti kekerasan, toleransi, dan menghargai kearifan lokal (local wisdom).
Selain itu, ada lima langkah yang telah dan akan dilakukan Kemenag untuk menguatkan praktik moderasi beragama. Lima langkah tersebut adalah : (1) Penguatan cara pandang, sikap, dan praktik beragama jalan tengah. (2) Penguatan harmonisasi dan kerukunan umat beragama. (3) Penyelarasan relasi agama dan budaya. (4) Peningkatan kualitas pelayanan kehidupan beragama. (5) Pengembangan ekonomi dan sumber daya keagamaan.
"Program penguatan moderasi beragama menjadi gerakan kolektif hasil dari pantulan inisiatif Kementerian yang memiliki tagline “Ikhlas Beramal” ini. Seluruh lapisan masyarakat, terutama di lembaga-lembaga yang secara vertikal berada di bawah Kementerian Agama menggalakkan penguatan moderasi beragama dalam setiap program dan kegiatan, mari kita sukseskan bersama," ajaknya.
Sekretaris Itjen Kemenag Mohamad Ali Irfan menyampaikan, kegiatan orientasi pelopor ini bertujuan membentuk role model moderasi beragama. Melalui kegiatan ini pula diharapkan dapat terbentuk ASN yang mempunyai cara pandang, sikap, dan praktik beragama yang moderat dan menaati konstitusi.
Baca Juga: HUT ke-77 RI, Paduan Suara Gita Bahana Nusantara Akan Kembali Tampil di Istana Merdeka
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura