Metro, Suara.com- Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Tenaga Administrasi Balitbang-Diklat Kemenag telah mendapat izin prinsip dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) untuk menggelar secara tersendiri Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II. Bersamaan itu, untuk kali pertama, Balitbang-Diklat menggelar PKN II.
Kali ini, PKN II digelar untuk Angkatan 22. Pelatihan ini diikuti 60 pejabat eselon II di lingkungan Kemenag RI, Polri, KPK, serta pemerintah kabupaten. Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kemenag RI Nizar Ali.
“Pelatihan kepemimpinan nasional memiliki urgensitas yang tinggi bagi lembaga pemerintah untuk mendongkrak kontribusi efektifitas layanan pemerintah kepada masyarakat,” kata Nizar saat memberikan pengarahan di Pusdiklat Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (9/8/2022).
Menurut Nizar, pemimpin yang bisa mengikuti perkembangan zaman akan bertahan dan dapat mengembangkan lembaganya untuk kepentingan bangsa dan negara. Perubahan menjadi keniscayaan dan merupakan sunnatullah yang harus dilakukan oleh setiap individu, terutama seorang pimpinan tinggi pratama.
“Diklat ini penting untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja Lembaga pemerintahan dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Oleh kaena itu kami harap semua peserta dapat mengikutinya secara serus,” pesan Nizar.
Plt Kepala Balitbang-Diklat Kemenag Prof Abu Rokhmad, mengapresiasi LAN yang telah memberikan izin prinsip kepada Pusdiklat Tenaga Administrasi untuk menyelenggarakan PKN II. Dia menilai sinergitas dan kolaborasi dua Lembaga ini akan menjadi kekuatan dalam peningkatan dan pengembangan proses pelatihan, kini dan yang akan datang.
“Saya minta peserta untuk mengikuti secara serius sembari menikmati proses PKN II ini. Sebab, waktu pelaksanaannya lumayan lama, dari 9 Agustus sampai 9 Desember 2022,” terang Abu Rokhmad.
“Kami juga berharap akan muncul proyek perubahan yang bermanfaat lebih besar untuk kepentingan lembaga atau organisasi pemerintah, sehingga dapat meningkatkan kinerja dan layanan publik,” sambungnya.
Setelah mengikuti pelatihan, Abu Rokhmad berharap para peserta dapat menerapkan proyek perubahan di instansinya masing-masing secara baik dan untuk kemanfaatan yang lebih luas.
Baca Juga: Shopee Hadirkan Beragam Promo Menarik untuk Majukan UMKM
Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi Lembaga Administrasi Negara, Basseng, menyampaikan, paling tidak ada empat fenomena yang mewarnai perubahan lembaga atau instansi pemerintah. Pertama, dunia semakin bergegas, cepat berlalu, dan berubah. Sehingga kita harus juga berubah dalam menentukan cara kerja sesuai perubahan perkembangan zaman, tidak lagi manual dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kedua, tuntutan masyarakat yang tinggi dan mereka semakin pandai/pintar. Pemanfaatan teknologi, media sosial, tourisme, mobilisasi atau pergerakan manusia dari satu tempat ke tempat lain menjadikan masyarakat semakin pintar dan kritis.
Ketiga, kejadian alam ikut memengaruhi layanan pemerintah. Kita semua tahu bagaimana peristiwa Covid 19 yang berjalan lebih dua tahun ini menjadi tantangan tersendiri. Jika kita tidak dapat menyesuaikan kondisi, maka akan terhenti layanan kepada masyarakat.
Keempat, virus terus bermutasi, maka layanan kita juga harus berubah dan cepat mengikuti perubahan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Alasan Serial 'Di Luar Nurul' Viral, Pemeran Utamanya Cocok Banget!
-
Timnas Belanda Kalahkan Swedia, Duta Besar: Maluku Memiliki Arti Sangat Penting
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
Stray Kids Umumkan Album Baru THIS & THAT pada Agustus 2026 dan World Tour
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
-
PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?