Metro, Suara,com- Huawei Indonesia mengirimkan 10 mahasiswa terbaik untuk mewakili Indonesia mengikuti pengembangan talenta digital “Seeds for The Future 2022” yang akan berlangsung selama 10 hari di Thailand. Tahun ini, para peserta akan bergabung dengan mahasiswa-mahasiswa terpilih lainnya dari 12 negara di Asia Pasifik.
Sekretaris Jenderal, Kemendikbudristek, Suharti menyampaikan apresiasi atas kontribusi Huawei dalam pengembangan SDM Digital di Indonesia. Menurutnya, Huawei Indonesia melalui riset teknologinya telah memastikan kehadiran layanan digital yang semakin baik bagi semua kalangan.
“Saya menyampaikan apresiasi atas dukungan Huawei dalam penguatan dan inklusivitas digital di Indonesia. Termasuk perhatian Huawei Indonesia dalam memegang prinsip kesetaraan gender di bidang teknologi digital maupun dalam menggelar program-programnya mencetak talenta-talenta digital baru yang unggul di Indonesia,” tuturnya, di Kantor Pusat Huawei, di Jakarta, Selasa (16/8).
Suharti melanjutkan, pengembangan teknologi digital yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga tanggung jawab berbagai pihak dalam menjalankan akselerasi dan transformasi pendidikan di Indonesia. “Terkait dengan teknologi, kita tidak semata bicara soal teknologi itu sendiri namun bagaimana teknologi itu masuk dan mewarnai kegiatan pembelajaran dan proses manajemen sehari-hari,” tegasnya.
Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Mira Tayyiba juga menyampaikan apresiasi kepada Huawei Indonesia atas kontribusinya mendukung upaya kita bersama dalam mengembangkan kompetensi SDM digital Indonesia, melalui program beasiswa kompetisi teknologi dan pelatihan keterampilan digital.
Mira berharap, Indonesia dapat tumbuh menjadi bangsa yang memiliki kecakapan dan literasi digital yang mumpuni, menjadi generasi inisiator, inventor, dan inovator yang dapat memanfaatkan teknologi digital untuk kebaikan bersama, serta mampu menghadirkan nilai tambah terhadap teknologi digital tersebut.
“Sekali lagi, selamat kepada sepuluh mahasiswa terbaik yang terpilih mewakili Indonesia di berbagai program pengembangan talenta digital melalui Huawei Seeds for the Future 2022. Saya berharap melalui program ini bersama-sama kita tidak hanya memahami bagaimana inovasi teknologi terbaru, namun juga mengembangkannya sesuai kebutuhan masyarakat serta memaknainya sebagai peluang untuk mengakselerasi transformasi digital di Indonesia, guna pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat,” tekannya.
Sementara itu, CEO Huawei Indonesia, Jacky Chen, mengatakan bahwa sebagai penyedia solusi TIK, serta perusahaan yang sangat mementingkan riset, Huawei memiliki kepedulian tinggi terhadap beragam insiasi pendidikan teknologi bagi seluruh talenta sejak usia dini. Huawei sangat memahami pentingnya kompetensi talenta digital yang mumpuni baik bagi kemajuan bisnis maupun kemajuan bangsa.
“Untuk itulah kami terus menggelar program-program berkelanjutan seperti program “Seeds for the Future” yang merupakan salah satu program unggulan Huawei sejak 2008. Sepuluh mahasiswa Indonesia yang terpilih untuk mengikuti program tersebut yang akan berlangsung di Bangkok, Thailand, adalah talenta-talenta digital berkompetensi yang kami percayai memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin teknologi di masa depan. Untuk makin menyiapkan mereka sebagai aset bangsa, kami menyediakan beragam kesempatan bagi mereka untuk belajar secara komprehensif, dari teknologi terkini dan masa depan, hingga pengetahuan tentang pentingnya memahami budaya antarbangsa serta jejaring internasional,” terang Jacky.
Baca Juga: Di Hari Kemerdekaan, Nadiem Ajak Masyarakat Lanjutkan Gotong-Royong Wujudkan Merdeka Belajar
Deputi II Bidang Pembangunan Manusia, Kantor Staf Presiden (KSP), Abetnego Tarigan, menaruh harapannya kepada kesepuluh partisipan “Seeds for the Future 2022” agar dapat menginspirasi generasi muda untuk mendorong terwujudnya perekonomian digital yang inklusif.
“Koperasi dan UMKM membutuhkan dukungan dan solusi-solusi dari para talenta digital agar menjadi bagian dari ekosistem digital dan memainkan peran penting dalam menumbuhkan perekonomian digital di Indonesia. Kantor Staf Presiden sangat berharap program-program yang dikembangkan Huawei Indonesia dapat membuka kesempatan kepada generasi berikutnya untuk menjadi talenta-talenta digital yang handal dan mampu menjawab kebutuhan serta tantangan zaman,” tuturnya.
Peserta “Seeds for the Future 2022” akan mendapatkan kesempatan untuk mendalami budaya negara-negara lain, melihat sekilas kecanggihan TIK mutakhir, dan berkesempatan untuk belajar ilmu langsung dari para pakarnya secara praktik. Mereka juga akan mendapatkan kesempatan untuk mengimplementasikan pengetahuannya dalam kompetisi dengan peserta dari negara-negara lain.
Program ini juga memberi kesempatan kepada para talenta muda penuh potensi dari Indonesia untuk membangun jejaring dengan talenta-talenta digital potensial dari negara lain yang pastinya memiliki budaya dan latar belakang yang berbeda. Dengan talenta digital masa depan yang mumpuni, diharapkan generasi muda bisa mengeksplorasi perkembangan teknologi terkini, meningkatkan prospek karir, dan mendapatkan sertifikasi dari perusahaan global.
Para mahasiswa Indonesia peserta “Seeds for the Future 2022” adalah Sigit Bayu Cahyanto, Mahasiswa Teknologi Rekayasa Internet Universitas Gadjah Mada; Zulfan Jauhar Maknuny, mahasiswa Teknik Elektro Universitas Padjadjaran Bandung; Zahra Salsabila Hernanda, Mahasiswa Teknik Telekomunikasi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya; Jesika Laprina Manurung, mahasiswi Teknologi Komputer Institut Teknologi Del Sumatera Utara; Anak Agung Krisna Ananda Kusuma, mahasiswa Teknik Elektro Universitas Indonesia; Joseph Kristiano, mahasiswa Teknik Informatika Universitas Surabaya; Fauzi Frahma Taliningsih, mahasiswi Teknik Telekomunikasi Telkom University Bandung; Talcha Krusbeek Orrilia Audre Agatha Putri Setyabudi, mahasiswi Teknik Elektro, Universitas Brawijaya Malang; dan Aisha Salsabilla, mahasiswi Elektronika dan Instrumentasi Universitas Gadjah Mada.
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Jemaah Haji RI Tinggal Jalan Kaki, Danantara Beli Tanah Dekat Masjidil Haram
-
Kerumunan Terakhir: Ketika Harga Diri Runtuh di Hadapan Penghakiman Netizen
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
Pahlawan Yasmin
-
Mimpi Besar Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Direkrut Barcelona dan Bela Timnas
-
PSIR Rembang Didiskualifikasi dari Liga 4 Jateng, Didenda Rp45 Juta dan Banjir Sanksi Lainnya
-
Bukan Sekadar Kumpulan Single, HIMM Sajikan Narasi Emosional Lewat Album 'Selamanya'
-
Israr Megantara Ingin Main di Luar Negeri, Klub Spanyol Burela FS Berminat
-
Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
-
Eks Pelatih Juventus Resmi Tangani Tottenham, Debut Langsung Lawan Arsenal