Metro, Suara.com- Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah terus mengembangkan instrumen Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI). Direktur KSKK Madrasah M Isom Yusqi menargetkan AKMI selevel dengan PISA.
PISA singkatan dari Programme for International Student Assessment, biasa diterjemahkan sebagai Program Penilaian Pelajar Internasional. PISA adalah studi penilaian tingkat internasional yang diselenggarakan oleh OECD untuk mengevaluasi sistem pendidikan di dunia dengan mengukur performa akademik pelajar sekolah berusia 15 tahun pada bidang matematika, sains, dan kemampuan membaca.
"Pada proses pembelajaran, saya berharap pada AKMI. AKMI harus satu level dengan PISA. Saya harap bapak dan ibu penulis terus memperbaiki mutu soal ini," tegas Isom saat memberikan sambutan pada giat "Pengembangan dan Validasi Instrumen Literasi Sains" di Yogyakarta, Kamis (18/8/2022).
Kegiatan yang berlangsung tiga hari, 18-20 Agustus 2022, ini bertujuan mengembangkan soal asesmen untuk empat literasi dan profil keunggulan. Hadir, para guru madrasah pilihan untuk mengembangkan dan memvalidasi soal AKMI. Mereka terdiri atas guru Bahasa Indonesia, Matematika, MIPA, IPS, serta rumpun Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab.
Hadir juga, tim pakar dari kampus unggulan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan Perguruan Tinggi Umum (PTU) Negeri.
Isom menegaskan bahwa model pendidikan madrasah saat ini sudah banyak dilirik sejumlah negara ASEAN. Filiphina dan Thailand misalnya, keduanya saat ini benyak belajar dari model pendidikan madrasah yang dikembangkan di Indonesia.
"Mereka belajar tentang kurikulumnya, pengembangan lingkungan belajar dan keunggulan lainnya," terang Isom.
Isom juga meminta agar ikhtiar meningkatkan mutu madrasah terus dilakukan secara komprehensif. Selain mutu pembelajaran, peningkatan juga perlu dilakukan pada tata kelola data dan perencanaan.
Baca Juga: Badan Bahasa Luncurkan EYD Edisi V serta Logo dan Tema KBI XII
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar