Metro, Suara.com- Delegasi US-ASEAN Business Council (US-ABC) yang dipimpin Duta Besar US-ASEAN Business Council, Ted Osius bertemu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona, Selasa (23/8/2022).
Pertemuan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dunia usaha AS terhadap kebijakan Pemerintah Indonesia dan upaya untuk meningkatkan kerja sama ekonomi AS dan Indonesia khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai salah satu kekuatan ekonomi nasional.
Duta Besar US-ASEAN Business Council, Ted Osius, mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kepemimpinan global Indonesia dalam presidensi G20 yang akan mendorong upaya bersama dalam kebangkitan dan pemulihan ekonomi global.
"Angka perdagangan antara Amerika Serikat dan Indonesia tahun lalu naik 30 persen menjadi 26 miliar dolar AS per tahun. Kami sangat senang dan berupaya untuk terus meningkatkan potensi yang ada, termasuk di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Ted Osius.
Terlebih, kata Ted, Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraannya minggu lalu mengatakan akan terus meningkatkan kerja sama internasional.
"Untuk itulah mengapa kami di sini untuk melihat apa yang dapat kita lakukan demi mendukung semua ini, tujuan-tujuan penting ini. Apa yang bisa kami lakukan dalam membantu UMKM serta digitalisasi," kata Ted.
Pada kesempatan tersebut Sandiaga mengajak para anggota US-ABC untuk mendukung dan mengambil peluang di berbagai program pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif yang dijalankan pemerintah Indonesia. Khususnya dalam upaya mendorong kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja dalam bingkai pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
"Salah satunya dalam memperkuat kapasitas dan kapabilitas pelaku usaha mikro dan kecil menengah (UMKM) sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan digitalisasi dalam upaya kami menciptakan 1,1 juta lapangan kerja baru di tahun ini dan 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024," kata Sandiaga Uno.
"Kami sangat menyambut dan mendukung perluasan hubungan antara Kemenparekraf dengan US-ABC. Dan kami menyambut Anda sepenuhnya untuk berpartisipasi dan mendukung rencana-rencana kami ke depan," kata Sandiaga.
Baca Juga: Pemerintah Optimalkan Program G to G untuk Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
Menurutnya digitalisasi memiliki peranan yang sangat penting seiring terjadinya pergeseran paradigma besar di mana ekonomi berbasis digital terakselerasi sangat cepat akibat terjadinya pandemi COVID-19.
"Dengan sentuhan digital pada dasarnya akan menciptakan lapangan pekerjaan yang berkualitas dan juga berkelanjutan," kata Sandiaga.
Lebih lanjut Sandiaga menjelaskan, saat ini Kemenparekraf/Baparekraf juga tengah fokus mendorong terciptanya pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Salah satu tema besar yang diusung adalah target pengurangan emisi karbon sebesar 50 persen pada 2035 dan net zero pada 2045.
Selain itu juga beberapa inisiatif lainnya seperti dalam penanganan food loss dan food waste.
"Juga berbagai peluang investasi yang dapat kami sampaikan. Kami mengundang anggota US-ABC untuk dapat berinvestasi baik di 5 destinasi super prioritas, DPP, juga berbagai kawasan ekonomi khusus pariwisata di berbagai daerah," ungkap Sandiaga.
Pada kesempatan itu, Menparekraf juga secara khusus mengundang seluruh delegasi US-ABC untuk hadir di sejumlah acara dalam rangkaian Presidensi G20 Indonesia. Mulai dari World Tourism Day, Tourism Working Group, Tourism Ministerial Meeting, World Conference on Creative Economy, juga ASEAN Tourism Forum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bapak-Bapak Wajib Tahu! 7 Daftar Sepeda Budget Pelajar Kualitas Juara untuk Olahraga Pagi
-
5 Sepatu Lari Lokal yang Paling Sering Muncul di FYP TikTok Mei 2026, Nomor 3 Paling Viral
-
7 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo
-
ASN Kemenkumham Sumsel Meninggal Mendadak di Kos Palembang, Sempat Minta Diantar Pulang
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Gaya Hidup Aktif Jadi Makin Stylish, Ini Cara Baru Olahraga yang Sekaligus Fashionable
-
Sneakers Running Retro: 5 Brand Lokal yang Bangkitkan Gaya 90-an di Tahun 2026
-
Ngapel Berujung Sel! Pemuda Lebak Banten Diciduk Polisi Usai Kepergok Kakak Pacar
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib