Metro, Suara.com - McDonald’s Indonesia melakukan inovasi guna memperkenalkan kisah-kisah pahlawan nasional kepada generasi muda dengan cara yang mudah dan menyenangkan lewat microsite “Pahlawan Sekitar Kita”.
Associate Director of Communications McDonald's Indonesia, Sutji Lantyka, menyatakan bahwa sebagai Warga Negara Indonesia, kita semua perlu mengambil peran dalam edukasi sejarah apapun bentuknya.
“Banyak dari kita yang saat ini tidak lagi mengingat jasa para pahlawan karena arus modernisasi, padahal, negara yang kita tinggali saat ini bisa ada karena jasa para pahlawan terdahulu. Oleh karenanya, pada kesempatan kali ini, McDonald’s Indonesia ingin turut berperan aktif dalam upaya edukasi sejarah dengan memanfaatkan teknologi masa kini agar tetap relevan, menarik, dan menyenangkan bagi generasi muda,” katanya, mengutip keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
Microsite ini dapat digunakan untuk mengetahui kisah pahlawan dengan cara yang mudah hanya dengan menggunakan smartphone. Inisiatif microsite “Pahlawan Sekitar Kita” dari McDonald’s Indonesia memberikan akses mudah dan interaktif dengan hanya menggunakan smartphone untuk mengetahui kisah para pahlawan dan menghidupkan kembali semangat nasionalisme.
Pengguna cukup mengambil foto nama pahlawan yang ditemui di sekitar, seperti buku teks, nama jalan, nama tempat, ataupun nama gedung, lalu gunakan fitur kamera dari microsite https://mcd-pahlawan-sekitarkita.com/ untuk dapat mengetahui kisah pahlawan nasional.
Sebelumnya dalam rangka Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-77, McDonald’s Indonesia juga berkolaborasi dengan Komunitas Historia Indonesia (KHI) untuk mengadakan walking tour yang bertajuk “Jakarta Heritage Trails: Jejak Sejarah Pahlawan Nasional dalam Kemerdekaan Indonesia” pada 13 Agustus 2022 lalu.
Walking tour ini menelusuri dan mengunjungi Museum Kebangkitan Nasional, Museum Sumpah Pemuda, dan museum Perumusan Naskah Proklamasi yang diikuti oleh anggota KHI dan juga publik, dipandu secara langsung oleh Asep Kambali, Sejarawan dan Pendiri Komunitas Historia Indonesia.
“Banyak anak muda yang tidak memahami sejarah bangsanya sendiri. Oleh karenanya, kegiatan walking tour ini digelar sebagai upaya perjuangan melawan lupa. Bersama dengan McDonald’s Indonesia, Komunitas Historia Indonesia akan terus berkomitmen untuk mengajak masyarakat Indonesia belajar sejarah dengan cara kekinian yang seru, mudah dipahami, serta sarat makna dan nilai,” tambah Asep Kambali, Sejarawan dan Pendiri Komunitas Historia Indonesia.
Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas Hakim, MA Bangun Kerjasama dengan Universitas California
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan