Metro, Suara.com - Bermain dengan formasi 4-2-31, West Ham Unitd menjamu Tottenham Hotspur yang bermain dengan formasi 3-43, dalam lanjutan Liga Inggris pekan kelima. Pertandingan tim sekota inipun berlangsung sangat panas dan seru.
Skor akhir Derby London pada Kamis (1/9/2022) dini hari itu pun berakhir imbang 1-1. Meski sempat tertinggal dahulu dari Spurs, The Hammers akhirnya bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-55.
West Ham tertinggal lebih dahulu pada menit ke-34 setelah pemainnya Thile Kehrer membuat gol bunuh diri saat berniat menyapu umpan pemain Spurs, Harry Kane, di babak pertama.
Namun West Ham bangkit dan akhirnya bisa menyamakan skor melalui pemain bernama Soucek.
Pada awal pertandingan, Spurs langsung tancap gas menyerang. Pada menit ketiga, Emerson Royal melakukan sepakan keras dari luar kotak penalti namun masih bisa ditepis kiper West Ham, Fabianski.
Tidak berselang lama, tiga menit kemudian, West Ham yang punya peluang mencetak skor. Namun tembakan Bowen yang mengejar umpan terobosan hanya melebar.
Spurs sempat akan punya peluan saat sundulan Kane mengenai tangan pemain West Ham, Cresswell. Spurs dapat penalti!
Namun wasit yang memeriksa dari berbagai sudut pandang melalui VAR memutuskan penalti batal. Terungkap bahwa bola lebih dahulu menyentuh kepala sebelum tangan Cresswell.
Pemain West Ham balas terus membombardir pertahanan Spurs. Declan Rice punya peluang pada menit ke-18, namun sepakan volinya bisa diselamatkan kiper Spurs, Lloris.
Baca Juga: Sinopsis Film Divergent: Ketika Manusia Ada Dalam 5 Faksi, Diperankan Si Seksi Shailene Woodley
Meski West Ham terus mengamcam, Spurs bertahan sambi sesekali membalas serangan. Sampai akhirnya Spurs mencetak gol pertamanya dari drama bunuh diri Thilo Kehrer.
West Ham tak mau kehilangan muka. Berkat perjuangan para punggawanya, West Ham bisa menyamakan skor 1-1 melalui Tomas Soucek 1-1 di menit ke-55 yang melakukan tendangan voli menyambut umpan Antonio.
Skor 1-1 membuat kedua tim bermain lebih hati-hati. Pertahanan menjadi rapat. Meski demikian beberapa peluang gol sempat terjadi.
Seperti saat di menit ke-75 tembakan pemain asuhan Antonio Conte itu, Perisic, melayang tipis dari atas mistar.juga menekan. West Ham balik menyerang, namun undulan Kehrer di menit ke-74 masih melambung dari tiang gawang.
Kane lagi-lagi bikin deg-deg an pendukung West Ham pada menit ke-81. Beruntung tendangan voli memantulnya masih bisa diselamatkan Fabianski.
Peluang emas sebenarnya didapat West Ham pad menit-menit akhir. Umpang datar dari Bowen di mulut gawang yang kosong tidak bisa dimanfaatkan dua rekannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
20 Perangkat Xiaomi dan Redmi Resmi Kebagian HyperOS 3, UI Baru Berbasis Android 16
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 196 kurikulum Merdeka: Perdagangan Internasional
-
5 Sepatu Sepeda yang Nyaman dan Anti Slip Dipakai Sepedaan Jauh
-
Cristiano Ronaldo Kembali Mogok Main, Ancam Hengkang dari Al Nassr di Akhir Musim
-
Detail Sanksi untuk BTN Timnas Indonesia Sumardji dari FIFA
-
7 Manfaat Menghirup Udara Pagi Hari untuk Kesehatan Tubuh dan Mental
-
Valentine Tak Melulu Cokelat, Berbagi Cinta Kini Bisa Lewat Camilan yang Dinikmati Bersama
-
7 Cara Mengganti Utang Puasa yang Telah Lewat 2 Kali Ramadhan: Panduan Lengkap
-
Inter ke Semifinal! Gol Bonny dan Diouf Bawa Nerazzurri Singkirkan Torino di Coppa Italia
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!