Metro.Suara.com - Polisi dikabarkan sudah menangkap Aipda RH, oknum anggota polisi yang diduga menembak Aipda Ahmad Karnain, pada Minggu dini hari.
Begini kronologis penembakan yang menewaskan Aipda Ahmad Karnain:
1. Aipda Karnain didatangi oleh Aipda RH pukul 20. 30 WIB di rumahnya
2. Saat Aipda Karnain akan membuka pintu rumahnya, Aipda RH sudah mengacungkan pistolnya dan langsung menembak dada kiri dan tembus punggung belakang.
3. Aipda Karnain sempat berlari masuk ke dalam rumah, tetapi sebelum sampai kamarnya Aipda Karnain sudah roboh bersimbah darah di depan istri dan kedua anaknya.
4. Pelaku Aipda RH langsung berlari meninggalkan TKP.
5. Pukul 02.15 WIB pelaku ditangkap dirumahnya di Desa Karang Endah oleh Provost dan Tekab 308 Polres Lampung Tengah dan langsung dibawa ke Mapolres Lampung Tengah.
Motif sementara dari informasi yang dikumpulkan karena pelaku dendam kepada korban karena masalah pribadi.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad dalam keterangan resminya kepada awak media menyatakan pelaku penembakan terhadap Aipda Ahmad Karnain adalah sesama anggota Polri yang bertugas di bagian Provost, sementara korban bertugas di bagian Linmas Polsek Way Pengubuan, Lampung Tengah.
Baca Juga: Polisi Diduga Tembak Dada Kiri Polisi di Lampung Tengah, Pandra: Pelaku Tugas di Bagian Provost
Aipda Ahmad Karnain yang meninggal dunia di depan rumahnya, di kawasan Rantau Jaya, Kelurahan Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, diduga ditembak rekannya sesama polisi yang juga berpangkat Aipda berinisial RH, pada Minggu malam.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan pada Senin (5/9/2022), penembakan yang dilakukan Aipda RH karena massalah pribadi. Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad kepada awak media.
“Kami sedang kumpulkan data dan keterangan, motif sementara penembakan diduga terkait masalah pribadi,” ungkap Pandra seraya mengatakan akan menjelaskannya dalam jumpa pers di Polres Lampung Tengah.
Sebelumnya Personel polisi di Lampung Tengah yang dikabarkan meninggal dunia diduga akibat luka tembak sudah teridentifikasi. Ia adalah Aipda Ahmad Karnain, personel Polsek Way Pengubuan, yang juga berdinas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Putra Lempuyang.
Dari informasi yang dikumpulkan pada Senin (5/9/2022), Kapolsek Way Pengubuan AKP M. Ali Mansyur membenarkan peristiwa yang dialami anggotanya itu. Menurut Ali, korban sudah berada di rumah sakit.
Namun ia belum bisa memberikan informasi terkait penyebab korban meninggal dunia, meski sempat dibawa ke Rumah Sakit Harapan Bunda, Gunung Sugih, Lampung Tengah
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula