Metro, Suara.com- Anggota DPD RI PRovinsi Lampung, dr. Jihan Nurlela menghadiri rapat kerja (raker) Komite III DPD RI bersama Kementrian Agama RI, Rabu (13/9/2022).
Pada kesempatan rapat kerja tersebut ada tujuh poin krusial permasalahan yang menjadi kewenangan Kemenag disampaikan Senator Jihan.
Aspirasi yang disampaikan berkaitan dengan tenaga pendidik yang ada di bawah Kemenag. Selama ini, ada kesan berbeda tenaga pendidik di bawah Kemenag dan Kemdikbudristek.
“Saya menyampaikan aspirasi yang berkaitan dengan tenaga pengajar di bawah Kemenag diantaranya, SK Inpassing Guru madrasah yang sudah sangat lama tidak ada kejelasan,” katanya, Sabtu (17/9/2022).
Ia juga meminta kemenag untuk mempertimbangkan kenaikan golongan Inpassing secara berkala dengan memperhitungkan masa bakti mengajar, lalu meminta Kemenag untuk mempermudah syarat mengikuti PPG dan pretes PPG mata pelajaran Umum maupun PAI di bawah Kemenag.
“Meminta kemenag agar mengevaluasi pemberkasan syarat pencairan sertifikasi yang diulang ulang setiap bulan, karena hal itu pemborosan dan menyita waktu guru untuk focus Pembelajaran. Akan lebih efisien 6 bulan sekali saat awal semester bersamaan penerbitan SKBK,” ucapnya.
Senator Jihan juga meminta kepada kemenag agar kuota PPPK bagi guru Madrasah di Madrasah Swasta dan guru PAI di Sekolah Negeri/Swasta.
“Berikan usulan kuota pada Menkeu dan Menpan/RB, dan tempatkan guru P3K di Madrasah asal. Kemenag juga membayarkan kekurangan Tunjangan linsentif Tunjangan Insentif bagi Guru Bukan PNS (GBPNS) yang baru dibayar 8 bulan, karena hak guru GBPNS adalah 12 bulan,” jelasnya.
Terakhir,Senator Jihan juga membahas isu yang berkaitan kekerasan di pondok pesantren.
Baca Juga: Awali Kunjungan Kerja, Nadiem Paparkan Konsep Merdeka Belajar di New York University
“Belakangan mencuat dikalangan pesantren, Kemenag tidak boleh hanya diam, harus secara langsung melakukan bimbingan terhadap pesantren-pesantren agar tidak terulang kembali kasus yang baru-baru ini terjadi seperti di Gontor dan Ponpes lainnya,” pungkasnya.
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Pusat Tes TOEFL dan Bahasa Asing Hadir di Makassar, Jangkau Sulawesi hingga Papua
-
Manga Romantis The Dangers in My Heart Resmi Tamat dalam Tiga Chapter Lagi
-
Membaca Bu, Aku Ingin Pelukmu: Beratnya Rindu Ketika Ibu Tak Lagi Ada
-
AC Panasonic Premium Inverter HU Series, AC Hemat Listrik, Cepat Dingin & Udara Lebih Bersih
-
Gudang Buku dan Alat Musik SDN 04 Srengseng Sawah Terbakar, Petugas Damkar Tiba dalam 4 Menit
-
Saepul Rencanakan Mutilasi Depok Demi Gasak Motor Korban
-
Jalan Hertasning Nyaris Rampung! Ini Update Terbaru Proyek Jalan Rp2,5 Triliun di Sulsel
-
Dari Rival Jadi Ikon: Jejak Tajam Pemain 'Pengkhianat' di Persib dan Persebaya
-
Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Riset Terbaru: Siram Atap dengan Air Hujan Terbukti Tekan Penggunaan AC saat Gelombang Panas