Metro, Suara.com- Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi bertemu para pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau.
Pada acara peningkatan kapasitas pengelolaan bumdes se Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.tersebut Budi Arie menyampaikan bahwa BUMDes yang menjadi penggerak perekonomian di desa ini dapat di kelola dengan maksimal agar dapat meningkatkan ekonomi desa dan mensejahterahkan masyarakat desa.
"BUMDes ini akan menjadi tulang punggung perekonomian desa dan sebagai suplemen yang digunakan oleh desa untuk menggerakkan ekonomi di desa. Kalau kita melihat suatu desa itu maju atau tidak, itu ukurannya bisa diliat dari BUMDesnya, jalan atau tidak jalan BUMDesnya," kata Wamen Budi Arie , Sabtu (22/20/2022).
Lebih lanjut, Wamen Budi Arie menambahkan, BUMDes telah menjadi profit center yang memberikan sumbangan penting untuk pendapatan asli desa yang akan digunakan untuk pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
"Karena itu, dalam pengelolaan BUMDes ini harus maksimal. Perlu ada kreatifitas dan harus memanfaatkan potensi yang ada didesa," katanya.
Apalagi menurutnya mayoritas yang menjadi pengurus BUMDes adalah para pemuda sehingga diyakini dapat berkreasi dan memanfaatkan potensi desa.
"Saya berharap BUMDes-BUMDes yang dikelola anak muda ini dapat berkreasi membuat produk yang bisa menjadi ikon di desanya masing-masing dan bisa mengenalkan ke luar desanya baik secara nasional maupun internasional. Misalnya pecel madiun, lalu dodol garut, duku palembang dan lain lain," pungkasnya.
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal