Metro.Suara.com - Pada sidang kasus perusakan CCTV yang menghambat penyidikan pembunuhan Brigadir J, AKBP Ridwan Soplanit menyebut melihat CCTV di dalam rumah dinas Ferdy Sambo (FS). Rumah dinas tersebut merupakan lokasi pembunuhan Brigadir J.
Ridwan mengaku datang ke rumah dinas Ferdy Sambo di kompleks Duren Tiga, Jakarta Selatan. Hal itu disebabkan karena ditelepon oleh Ferdy Sambo.
Ridwan mengaku melihat setidaknya ada dua CCTV di rumah mantan Kadiv Propam Polri saat itu. Namun ia menyatakan Ferdy Sambo mengklaim CCTV itu rusak.
Ia mengaku telah menyampaikan ke Ferdy Sambo dengan adanya CCTV dapat membuat kasus lebih mudah terungkap. Tetapi, Ferdy Sambo menyebut CCTV di rumahnya rusak.
"Pada saat saya melihat CCTV kemudian di situ ada FS. Saya bilang kemudian, setelah saya sampaikan ke FS, saya bilang, 'Jenderal, karena ada CCTV ini akan sangat memudahkan'," ujarnya.
Ridwan mengaku sudah memerintahkan pengumpulan semua barang bukti, termasuk CCTV. Tetapi, lagi-lagi ia menyampaikan Ferdy Sambo telah menyatakan CCTV di rumah dinasnya itu rusak. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting