Metro, Suara.com- Yayasan Parinama Ashta menggelar pengalangan dana lewat pameran produk-produk fesyen dan kriya lokal di Adhyaksa Club, Jakarta Selatan, Jumat (4/11/2022). Kegiatan penggalangan dana ini diisi dengan fashion show serta bazaar produk-produk kriya dan fesyen dari UMKM lokal.
"Penggalangan dana ini merupakan upaya untuk meneruskan perjuangan kita dalam memberikan perlindungan, rumah aman, dan memperjuangkan hak para korban perdagangan manusia," kata Saras.
Saras mengungkapkan produk-produk fesyen yang ditampilkan dalam penggalangan ini merupakan karya dari desainer-desainer lokal yang mengedepankan kearifan lokal.
"Semuanya adalah produk-produk lokal dan kebanggaan bangsa yang patut kita lestarikan," katanya.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengapresiasi pelaksanaan Parinama Ashta Fundraiser yang menampilkan produk-produk fesyen dan kriya lokal yang premium.
"Saya mengapresiasi pelaksanaan fundraiser gagasan yayasan Parinama Ashta yang menampilkan produk-produk kriya dan fesyen lokal premium ini. Ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung pelaku UMKM terutama di subsektor kriya dan fesyen untuk menghasilkan dan memasarkan produk-produk premium dan berkelas," kata Angela di Adhyaksa Club, Jakarta Selatan, Jumat (4/11/2022).
Parinama Ashta sendiri merupakan yayasan kemanusiaan yang didirikan pada 2012 oleh Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Yayasan ini memiliki fokus memerangi tindakan perdagangan orang dan membantu korban-korban perdagangan orang untuk memperoleh keadilan dan keselamatan.
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali