Metro.Suara.com - Nama Clara Shinta mencuri perhatian publik akhir-akhir ini. Selebgram atau seleb TikTok ini disebut menjadi selingkuhan oknum personel polisi yang bertugas di Polda Metro Jaya berinisial D.
Warganet menduga D adalah perwira tinggi di Polda Metro Jaya yang baru saja mengungkap kasus narkoba, yang melibatkan Irjen Teddy Minahasa (mantan Kapolda Sumbar) dan mantan Kapolres Bukit Tinggi AKBP Dody Prawiranegara.
Mulanya, tudingan kepada Clara Shinta itu disampaikan oleh akun Twitter dengan nama Sena @cresceqent. Lalu, Andy Trac, sahabat Clara Shinta, juga mengunggah rekaman suara Clara Shinta di Instagram Story, pada Minggu (30/10/2022). Pada rekaman itu, Clara Shinta curhat terikait Dony yang sudah tidak pernah mengabarinya.
"Aku ngasih penjelasan ini, misal contoh si Dony ilang. Bukan ilang sih, maksudnya jarang ngabarin. Dia tanya, 'Ya udahlah nggak papa, kan namanya dia sama bininya', dan lain-lain. Ini bukan masalah bini atau enggak, ini masalahnya perasaan," kata Clara Shinta dalam rekaman tersebut.
Tak berhenti di sana, rekaman yang disebut berasal dari suara dari WhatsApp itu mengatakan keresahan hati Clara Shinta lainnya.
"Pasti konteksnya dilarikan lagi ke uang, 'Ya udahlah yang penting kita jangan rugi, yang penting kita dapet'. Aduh pusing kepalaku nggak nyampe," ucapnya lagi.
Andy Trac juga mengungkap bahwa pria yang diduga berselingkuh dengan Clara Shinta bekerja di Polda dan berpangkat tinggi. Tapi dia mengaku tidak mengetahui nama lengkapnya.
"Clara hanya cerita ke saya, om-omnya tersebut bernama Dony yang bekerja di Polda dengan pangkat tinggi," jelasnya.
Mendengar kabar ini, Clara Shinta membuat klarifikasi di instagramnya, @clarashiintareal. Ia membantah tudingan tersebut dengan cukup panjang.
Baca Juga: Babaranjang Adu Kepala, Lalu Lintas Kereta Api Lampung-Palembang Lumpuh Total
Clara Shinta mengatakan kabar tersebut tak sesuai fakta. Ia un akan mencoba menghadapi tuduhan ini dengan tenang. Dia pun mengakui opini gampang sekali digiring.
“Tapi dengan bukti akurat sedarimana sumber pendapatan yang saya dapatkan selama ini, hingga rumor kedekatan saya dengan seseorang yang bahkan saya tidak memiliki hubungan apapun,” jelas dia.
Ditambah lagi pihak tersebut tidak bersedia menyertakan bukti atas apa yang dikatakan dengan alasan keselamatan diri. Menurut Clara, dengan menyebarkan berita itu sudah termasuk dalam tindak pelanggaran yang ada di dalam Undang-Undang.
“So I stand for my self and clear up! Talk less proof more,” pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun
-
Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?
-
Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui