Metro, Suara.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan Menteri Pariwisata Arab Saudi Ahmed Al Khatiev di sela-sela kegiatan bursa pariwisata World Travel Market (WTM) 2022 di London, Senin (7/11/2022).
Pada kesempatan itu keduanya bicara berbagai hal terkait pengembangan pariwisata dan saling bertukar pikiran membahas soal transformasi pariwisata di masing-masing negara. Selain itu, sekaligus menandatangani MoU terkait kolaborasi pariwisata kedua negara. Keduanya juga sepakat untuk saling berkolaborasi demi terciptanya lapangan kerja.
"Di sela-sela World Travel Market saya mendapat kesempatan untuk bertukar pikiran dengan Menteri Pariwisata dari Saudi Arabia yang menceritakan tentang transformasi pariwisata di Saudi, yang bisa dikolaborasikan dengan Indonesia terutama berkaitan dengan banyaknya para jemaah umrah yang diharapkan juga bisa memicu kerja sama dari segi peluang-peluang ekonomi kreatif kita, khususnya di beberapa kota besar di Saudi," ujar Sandiaga di ExCeL London, Inggris, Senin (7/11/2022).
Sandiaga mengatakan peluang-peluang tersebut, di antaranya di subsektor ekonomi kreatif yakni kuliner hingga fesyen. Selain itu, ucap Sandiaga, bersama dengan Menteri Ahmed, Sandiaga juga membahas ketertarikan Arab Saudi untuk berinvestasi di bidang infrastruktur. Di antaranya soal proyek kereta gantung di jalur Puncak, Jawa Barat, yang diharapkan dapat mengurai kemacetan karena tingginya minat masyarakat untuk menghabiskan liburan di sana.
"Kita membicarakan kereta gantung yang akan menghubungkan beberapa destinasi wisata di Puncak dan destinasi lainnya, maupun juga undangan beliau untuk meninjau global academy untuk pariwisata yang akan didirikan di Riyadh," ujar Sandiaga.
Sandiaga memaparkan, saat ini kedua negara memiliki fokus utama kerja sama di bidang sustainable tourism atau konsep wisata berkelanjutan. Menteri Ahmed juga mengundang Menparekraf Sandiaga untuk hadir Global World Travel and Tourism Council (WTTC) ke-22 yang akan digelar di Riyadh akhir bulan ini. Untuk menindaklanjuti pertemuan di London, Sandiaga dijadwalkan akan menyambangi Arab Saudi.
"Nanti menjadi titik awal dari kerja sama Saudi dengan Indonesia di sektor parekraf secara berkelanjutan dalam jangka waktu menengah, 5-10 tahun ke depan harapannya tentu penciptaan peluang usaha, ekonomi yang lebih baik, dan terbukanya lapangan kerja yang sangat dibutuhkan di beberapa destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif," pungkas Sandiaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas