/
Minggu, 13 November 2022 | 10:23 WIB
Beni

Metro, Seuara.com-Setelah sebelumnya mengunjungi daerah terdampak banjir di Kabupaten Lampung selatan, giliran senator Lampung dr. Jihan Nurlela memberikan bantuan bencana di Kabupaten Pesawaran. Senator Jihan meninjau langsung dua desa terluar kabupaten Pesawaran yang terdampak banjir.

Desa pertama yang didatangi yakni Desa Sukamaju Kecamatan Punduk Pidada. Di desa ini Jihan ditemui oleh kepala desa beserta sejumlah perangkat desa setempat.

“Hari ini kita mengunjungi desa Sukamaju Kecamatan Punduk Pidada, desa yang terdampak banjir cukup parah, di sini ada jembatan yang menjadi penghubung ambrol. Ini bahaya kalau banyak anak kecil lewat,” katanya, Sabtu 13 November 2022 sore.

Senator Jihan  berkeliling melihat langsung daerah terdampak banjir ditemui Pemuda Ansor dan Musmilat NU. Mulai dari rumah warga yang ada di pinggir sungai, jembatan penyeberangan yang putus.

Setelah itu, kembali ke balai desa, Jihan menyerahkan bantuan bencana. Untuk warga ia menyerahkan bantuan sembako berupa beras. Sementara untuk memperbaiki fasilitas umum dan rumah warga yang roboh terkena hantaman banjir, ia memberikan semen. 
Kepala desa Sukamaju Virman Ardhana mengatakan banjir kali ini merupakan bajir paling parah selama 30 tahun terahir.

“Saya lahir tahun 1989, dan sepanjang saya hidup ini adalah banjir terparah yang terjadi, ada ratusan rumah warga yang terkena banjir, air masuk ke rumah, fasilitas umum seperti sekolah dan balai desa juga rusak, pagar roboh dan lainnya,” kata dia.

Dari desa Sukamaju, Jihan kemudian melanjutkan perjalanan ke desa Pagar Jaya, Punduh Pidada. Ini merupakan desa paling ujung di Kabupaten Pesawaran. Untuk menuju desa ini sekitar 3 jam perjalanan dari Bandar Lampung. 
Medan desa ini cukup berat, berbatasan dengan laut, dan pegunungan langsung. Jarak rumah terdampak banjir pun cukup jauh. Karena medan yang berat, penjual matrial bahan bangunan pun menolak mengirimkan matrial berupa semen yang dipesan.

Tiba di Balai Desa Pagar Jaya, Senator Jihan juga ditemui oleh kepala desa setempat Pauzi Chairul Anwar. Jihan terpaksa hanya menyerahkan bantuan uang tunai di desa ini.

“Tadi saya sudah pesan matrial semen, untuk warga yang terdampak banjir, tapi took matrialnya menolak mengirim ke sini katanya jauh, jadi saya titip sekadar untuk meringankan beban warga yang terkena banjir kepada Bapak Kepala desa,” kata Jihan menyerahkan bantuan.

Baca Juga: Di Youth Generation Lampung Festival 2022,Senator Jihan Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda

Kepala Desa Pauzi pun menerima bantuan tersebut dan berjanji akan digunakan untuk meringankan warga yang terdampak banjir.

“Memang kalau di desa ini desa paling ujung, jadi toko matrial tidak mau menjual bahan bangunan seperti semen harga standar di sini. Kalau di bawah 60 ribu per sak, di sini sekitar 70 ribu per sak,” ungkapnya

Load More