Metro, Suara.com- Asosiasi Dokumenter Nusantara (ADN) bersama DEKAVILM kembali menggelar Tanah Lado Film Festival, 17-18 Desember 2022 di Gedung Dewan Kesenian Lampung (DKL), PKOR, Way Halim, Bandar Lampung.
Wisnu dari ADN Lampung menjelaskan Tanah Lado Film Festival di tahun ke 2 ini mengusung tema Nusantara Undercover dan menghadirkan suatu sub acara yaitu Lanskap dan Perspektif.
"Program lanskap Tanah Lado Festival mencoba hadir sebagai lensa untuk membaca, membicarakan, dan memahami beragam wacana yang hadir sementara program Perspektif mengajak penonton untuk melihat tentang keadaan sekarang dengan merefleksikan apa yang tengah kita hadapi,"jelasnya.
Berbagai rangkaian acara di dalamnya antara lain penayangan Film Film Peserta Tanah Lado Festival dan juga Special Screening Film dari Komunitas Film Mokumenter dari Yogyakarta yaitu “Kolong Sinema” yang berjudu Momok , Tumbal Kenikmatan Portebel, dan Kuburan Berjalan,"jelas Wisnu.
Usai penayangan Film Film peserta dan Special Screening dari Komunitas Film Kolong Sinema, dilanjutkan dengan acara Special Screening Film “Guruku Jalananku” dan Director Talk and Sharing Session Bersama dengan Erlan Basri Sekjen Asosiasi Dokumentaris Nusantara Korda Lampung.
Selanjutnya pada acara Puncak dari Tanah Lado Festival yaitu Awarding Kompetisi yang akan dilaksanakan pada Hari Minggu, 18 Desember 2022. Selain Awarding Kompetisi Penyerahan penghargaan kepada para pemenang kompetisi Tanah Lado Festival, akan dilaksankan juga Special Screening .
Dosen Itera tersebut menambahkan bahwa lewat acara Lanskap dan Perspektif Tanah Lado Festival, dan menghadirkan hasil karya yang berupa film dokumenter atas kehidupan sehari hari, dari sudut pandang masyarakat biasa melalui film- film pilihan. Selain itu diharapkan Para sineas muda mampu melihat cara pandang seseorang dalam memaknai film dokumenter.
"Terdapat ciri khas film dokumenter yang membedakannya dari produk audio visual lainnya, sebuah kekuatan signifikan sebagai media yang mencerdaskan, reflektif, dan dapat melewati batas ruang dan waktu,"pungkasnya.
Baca Juga: Film Dokumenter Perang Jepang di Indonesia Karya Shinichi Ise Diputar di Tokyo
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Perjalanan Batik Tulis Ethnic Gendhis, dari Ruang Tamu hingga Ekspor ke Inggris
-
Tragis! Kronologi Bocah 7 Tahun di Pemalang Tewas Tenggelam di Dasar Kolam Saat Les Perdana
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam
-
5 Shio yang Beruntung pada 5 Mei 2026, Hidup Berubah Jadi Lebih Baik
-
Borussia Monchengladbach Selamat dari Degradasi, Ini Kata-kata Kevin Diks
-
Generasi Sekarang Semakin Jarang Jalan Kaki, Kenapa?
-
Solar Tembus Rp27.900/Liter: Masih Worth It Kah Beli Innova Reborn Diesel?
-
4 Rekomendasi Sneakers Stradenine, Sepatu Lokal Asal Surabaya Harga Mulai Rp100 ribuan
-
AS Roma Hajar Fiorentina 4-0, Persaingan Tiket Liga Champions Memanas
-
Manchester City Gagal Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Ditahan Everton 3-3