Masuknya Ridwan Kamil ke Partai Golkar masih mengundang berbagai respons. Dalam hal ini, Ridwan Kamil menyampaikan berbagai alasan mengapa dirinya memilih Golkar.
Pria yang biasa dipanggil Kang Emil itu menyebutkan bahwa dia memilih Golkar karena sejumlah pertimbangan.
"Partai Golkar telah teruji sebagai salah satu partai politik yang jadi pilar demokrasi di Indonesia, selalu berkomitmen menjaga dan mempertahankan demokrasi di Tanah Air, dan turut memperkokoh tegaknya Pancasila dan NKRI," tulus Ridwan Kamil melalui akun Twitternya pada Kamis (19/1/2023).
Menurut Emil, Partai Golkar dengan ideologi kekaryaan juga memiliki peran besar dalam pembangunan bangsa. Emil mengaku bersama Golkar dia bakal mendorong pemerintahan yang bersih dan bermartabat.
Alasan Ridwan Kamil masuk Golkar yang dia tuliskan di akun Twitternya malah semakin mengundang banyak respons. Banyak warganet yang mengkuliti masa lalu Golkar di era Orde Baru.
Seperti sebuah akun Twitter @Mythicalforest menyebutkan bahwa Golkar punya masa lalu yang bersebrangan dengan demokrasi seperti yang disebut Ridwan Kamil.
"Golkar: 1. Melanggengkan kediktatoran dwi fungsi ABRI selama 32 tahun; 2. Memutasi para guru yang menolak memilih mereka; 3. Alat KKN, bisnis, dan politik Keluarga Cendana," tulis akun @Mythicalforest
"Model kieu maneh sebut pilar demokrasi? Amit-amit!" tambahnya.
Cuitan tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
Baca Juga: Soal Jokowi Mirip Firaun, Pengamat Buka Bedanya: Masa Blusukan..
"Omong doang, ecandanya juga jelek mana ke Golker lagi, lengkap. Semoga diberikan kekuatan Allah," komentar warganet.
"Dulu rakyat dipaksa milih Golkar dengan ancaman pecat," imbuh warganet lain.
"Makin hari makin blunder si bapak," tambah lainnya.
"Halah, di kota saya Bupati dari Golkar korupsi," tulis warganet di kolom kmentar.
"Yah followers 30 juta udah bisa jadi modal lah ya," timpal lainnya.
Saat berita ini dibuat, cuitan tersebut telah dilihat puluhan ribu kali dengan puluhan komentar dari warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting
-
Saga Transfer Berakhir: Fenerbahce Boyong N'Golo Kante dari Al-Ittihad
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir