Beredar informasi yang menyebutkan bahwa tuntutan hukuman berat pada Richrd Eliezer atau Bharada E adalah pesanan dari Ferdy Sambo.
Informasi tersebut beredar luas diunggah sebuah kanal YouTube pada 18 Januari 2023.
Video tersebut disertai sampul dan judul yang menarasikan bahwa ada main belakang Ferdy Sambo dalam pemberian tuntutan terhadap Bharada E.
Berikut narasinya:
"BHARADA E DIZOLIMI TERNYATA TUNTUTAN DIPESAN SAMBO
Ada main belak?ng || Kejujuran Bharada E terbuang sia sia"
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Menurut penelusuran, video tersebut tidak sesuai. Sampul dan judul dalam video tersebut tidak sama dengan isi dari video.
Pada isi video tidak menjelaskan informasi yang menyatakan bahwa tuntutan terhadap Bharada E adalah sebuah pesanan dari Ferdy Sambo
Video tersebut justru hanya membahas pernyataan tanggapan keluarga Nofriansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J terhadap tuntutan yang dijatuhkan kepada Bharada E.
Melalui pengacara Martin Lukas Simanjuntak, keluarga Brigadir J berharap Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut hukuman ringan kepada Bharada E.
Narasi tersebut serupa dengan artikel Merdeka.com dengan judul "Keluarga Brigadir J Minta Bharada E Dituntut Hukuman Ringan", tayang pada 18 Januari 2023.
Kesimpulan
Melalui berbagai penjelasan di atas, maka informasi yang menyatakan bahwa ada pesann dalam pemberian tuntutan terhadap Bharada E adalah salah.
Berita Terkait
-
Singgung Status Justice Collaborator, Deolipa Yumara Sebut Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer Sudah Tepat
-
Status Bharada E Dianggap Tidak Sah, Pelaku Kejahatan Apa yang Bisa Jadi Justice Collabolator?
-
CEK FAKTA: Anies Baswedan dan Istri Tiba di Gedung KPK Diduga Terlibat Korupsi Bansos Rp3 Triliun, Benarkah?
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
4 Tempat Wisata Ramah Anak di Solo untuk Mengisi Waktu Libur Panjang
-
Link Pendaftaran Polri 2026 Gratis, Ini Dokumen yang Perlu Kamu Siapkan
-
WFH ASN Bogor Segera Berlaku, Pemkab Pastikan Sektor Pelayanan Publik Tetap Jalan
-
Konten 'Back to Reality' di Media Sosial dan Narasi Kolektif Pasca Lebaran
-
Mencekam, Kebakaran SPBU di Palembang Saat Antrean Ramai: Ini 5 Fakta yang Terungkap
-
ASN dan Pegawai Swasta WFA Lebaran Sampai Kapan? Ini Jadwal Resminya
-
Hilang di Era STY, Elkan Baggott Semringah Tandai Comeback ke Timnas Indonesia di Era John Herdman
-
Kecelakaan Maut di Depan Wisma DPR Puncak Bogor, Pemotor Fino Tewas di Tempat
-
Polri Pegang Bukti, TNI Tahan Tersangka, Kemenham Endus Anomali Hukum Kasus Andrie Yunus
-
Honor 600 Versi Global Muncul di Geekbench, Andalkan Snapdragon 7 Gen 4