Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kini resmi berlabuh dan menjadi kader Partai Golongan Karya (Golkar).
Bergabungnya Ridwan Kamil ke Golkar itu disoroti berbagai pihak, salah satunya adalah pengamat politik Hendri Satrio.
Hendri menilai bahwa Ridwan Kamil saat ini tengah mengincar tiket calon wakil presiden melalui Partai Golkar.
Dia juga menduga bahwa Ridwan Kamil berpikir bahwa Golkar bisa mengantarkannya ke kontestasi pemilu 2024 mendatang.
"Menurut Ridwan Kamil, mungkin ya Golkar bisa mengantarkan dia menuju sebuah jabatan politik calon wakil presiden, calon wakil presiden dulu," tutur Hendri Satrio dikutip melalui kanal tvOne, Minggu (22/01/2023).
Hendri menyampaikan bahwa alasan Golkar memilih Ridwan Kamil pun karena dipengaruhi dengan pilihan NasDem yang memutuskan mengusung Anies Baswedan.
Hal itu sehubungan dengan perhitungan politik dimana lumbung suaranya berada di Jawa Barat.
"Nah kemudian, kenapa Golkar memilih Ridwan Kamil. Tentu saja Golkar berhitung secara politik nama Anies Baswedan yang diusung oleh NasDem sebagai calon presiden, ini lumbung suaranya ada di Jawa Barat," terang Hendri.
Sebab, apabila Golkar tak memilih Ridwan Kamil yang setara dengan Anies, maka suara mereka bisa tergerus oleh NasDem.
Baca Juga: Ditemani Jan Ethes, Jokowi dan Iriana Joko Widodo Jalan Sehat Bersama Warga Solo
"Sehingga kalau tidak dicari kesetaraannya lawan tandingnya bisa-bisa suara Golkar tergerus oleh NasDem," sambungnya.
Menurut Hendri, bergabungnya Ridwan Kamil ke Golkar dan partai beringin itu memilih sang Gubernur Jabar karena saling membutuhkan satu sama lain.
"Jadi ini sama-sama membutuhkan lah," tandasnya.
Sementara itu, pengamat politik Sholeh Basyari menilai Golkar akan mendapatkan keuntungan dengan bergabungnya Kang Emil ke Golkar. Keuntungan tersebut didapat dari sosok Kang Emil yang merupakan representasi dari tatar Sunda.
"Paling tidak, mungkin Golkar melihat pertama Ridwan Kamil itu adalah representasi dari tatar Sunda," ujar Sholeh seperti dikutip melalui tayangan kanal YouTube tvOneNews pada Minggu (22/1/2023).
Direktur CSIIS ini lantas membeberkan bahwa masyarakat Jawa Barat sangat kental dengan ideologi Islam kanan, yang mana membuat PDI Perjuangan bahkan Golkar tak mampu meraup suara di Tanah Sunda.
"Selama ini masyarakat Sunda Jawa Barat secara umum adalah yang kuat adalah ideologi islam kanan. Merah PDIP tidak kuat di sana, Golkar juga tidak dominan," terang Sholeh.
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Gabung Golkar, Leo Agustin: Dia Menjadi Vote Getter, Pemeroleh Suara
-
Partai Pendukung Anies Mulai Pecah? Elite PKS Akui Ada Perbedaan Pilihan Cawapres di Koalisi
-
VIDEO Dugaan Korupsi Bansos DKI Jakarta Era Anies Baswedan, Ini yang Perlu Diketahui
-
Skenario Ridwan Kamil Bisa Antar Golkar Berjaya Menang Pemilu 2024
-
'Tinggal Masalah Kombinasi Bertiga Harus Sepakat' PKS Tak Masalah Jika AHY yang Jadi Cawapres Anies
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik