PDI Perjuangan mendukung wacana perpanjangan masa jabatan kepala desa menjadi 9 tahun. Menurut Ketua DPP PDI Perjuangan Aria Bima, wacana perpanjangan masa jabatan dari 6 menjadi 9 tahun dirasa rasional.
Hal tersebut dilihat dari dinamika konflik pra, pasca, dan pada saat pemilihan kepala daerah (Pilkada). Dengan masa jabatan selama 9 tahun, kepala desa dirasa bisa lebih efektif dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.
"Dukungan 9 tahun masa jabatan kepala desa rasionalisasinya tadi sudah saya sampaikan," kata Aria Bima seperti dikutip melalui tayangan kanal YouTube tvOneNews pada Rabu (25/1/2023).
"Bahwa dinamika konflik dan integrasi pasca, pra, pada saat Pilkada itu menjadi sesuatu yang kurang efektif terhadap jalannya pemerintahan desa yang hanya enam tahun, perlu ada perpanjangan 9 tahun," sambungnya.
Meskipun mendukung adanya perpanjangan masa jabatan, anak buah Megawati Soekarnoputri ini menegaskan bahwa penyalagunaan kekuasaan menjadi hal yang penting untuk disorot jika memang wacana tersebut benar-benar terealisasi.
"Tapi tentu dengan catatan seperti yang Pak Feri sampaikan, bagaimana 9 tahun akan berdampak pada abuse of power, penggunaan kekuasaan atau penyalagunaan kekuasaan ini penting dicermati," ujar Aria Bima.
Ia mengungkapkan bahwa dengan perpanjangan masa jabatan, jangan sampai menjadikan kolusi, korupsi, dan penyalagunaan kekuasaan semakin marak terjadi.
"Jangan sampai 9 tahun menjadikan justru menjadikan kolusi korupsi nepotisme dan abuse of power itu menjadi pelajaran yang harus dicatat dengan dukungan 9 tahun," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tak Semua Setuju, Ratusan Perangkat Desa Ini Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Kades 9 Tahun
-
Tak Masuk Dalam Tiga Poros di Peta Koalisi, Langkah Koalisi Perubahan Ditentukan 'Pengantin' Pilpres
-
Jauh Sebelum Cak Nun Sebut 'Jokowi Firaun', Masinton PDIP Juga Pernah Ungkit Firaun: Dia Mau Langgengkan Kekuasaan
-
Berikan Potongan Kue Ulang Tahun ke Guntur Soekarnoputra, Megawati Ingin Sampaikan Pesan Begini
-
Erick Thohir hingga Menteri PUPR Hadiri Ultah ke-76 Megawati di Menteng
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Bedah Roasting-an Raja Charles ke Donald Trump Pakai Pisau Stand Up Comedy
-
Apa Itu DME? Energi Pengganti LPG dari Batu Bara yang Kini Dikembangkan di Sumsel
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
50 Kode Redeem FF Terbaru 30 April 2026: Klaim Bundle Gintoki, Magic Cube Hingga Motor Gintama
-
Tak Dapat Emas, Ekspresi Dara Arafah saat Unboxing Suvenir Nikahan El-Syifa Jadi Sorotan
-
Hong Kong Ikut? FIFA ASEAN Cup 2026 Dibagi Menjadi Dua Divisi
-
Dari Runtuh Bersama Fiersa Besari, Feby Putri Menyebrang Lepas Senandung Harapan
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!