Pertemuan antara Ferry Irawan dan Venna Melinda saat keduanya menjalani pemeriksaan untuk melengkapi berkas kasus kekerasan dalam rumah tangga di Polda Jawa Timur, Kamis (26/1/2023) hari ini, urung terjadi.
Ferry Irawan, sejak tanggal 16 Januari sudah dijebloskan ke sel tahanan oleh polisi setelah dijadikan tersangka penganiayaan terhadap sang istri, Venna Melinda, di sebuah hotel Kota Kediri.
Dari balik sel tahanan, Ferry Irawan meminta polisi untuk mempertemukannya lagi dengan Venna Melinda saat mengikuti pemeriksaan.
Namun, persamuhan itu urung dilakukan karena Mena—panggilan Ferry ke Venna Melinda—sudah tak mau lagi bertemu si Abi, sebutan sang istri untuk Ferry Irawan.
“Kami sudah berupaya mempertemukan Ferry Irawan dengan Venna Melinda. Itu sesuai permohonan Ferry sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto, Kamis.
Baca Juga: Dikelilingi Support System, Intip 10 Momen Lesti Kejora Kumpul Bareng Sahabat
Tapi, kata Dirmanto, Venna Melinda menegaskan tidak mau bertemu Ferry Irawan. Ada alasan khusus Mena tak lagi mau dipertemukan dengan Abi.
“Karena korban sudah merasa terlalu disakiti terlapor. Jadi saudari pelapor tidak mau dipertemukan,” kata Dirmanto.
Dirmanto mengatakan, polisi turut memeriksa asisten rumah tangga atau ART Venna Melinda untuk pemeriksaan tambahan.
Berita Terkait
-
Venna Melinda Diancam Ferry Irawan, Hotman Paris Tantang Balik Mau Laporkan Lagi ke Polisi
-
Tak Ada Pertemuan Venna Melinda dan Ferry Irawan di Polda Jatim
-
Kerjaan Ferry Irawan di Rumah Venna Melinda: Nyapu, Ngepel, Nyuci, Jemur Baju, hingga Buang Sampah
-
Venna Melinda Kena Karma? Dulu Pernah Perlakukan Mantan Istri Ferry Irawan Seperti Itu: Aku Minta Maaf
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah