/
Jum'at, 27 Januari 2023 | 11:06 WIB
Gubernur Papua Lukas Enembe usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus korupsi APBD Provinsi Papua di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis (12/1/2023). (Suara.com/Yaumal)

Beredar sebuah narasi yang menyatakan kalau petinggi Partai Demokrat seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maupun anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kejang-kejang.

Mereka berdua diklaim tidak terima dengan penangkapan Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe yang ditangkap KPK karena kasus korupsi.

Informasi ini diunggah oleh akun Facebook bernama Suara Perubahan pada 11 Januari 2023.

“Demokrat Kejang2! Gak Terima Lucas Enembe Dijemput Paksa KPK, SBY-AHY ‘Diberondong’ Moeldoko-Jokowi #beritaterkini #beritaviral #PartaiDemokrat” begitu narasi yang disebarkan akun tersebut.

Benarkah demikian? Cek fakta di bawah ini.

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax -- jaringan Suara.com, dikutip Jumat (27/1/2023), klaim tersebut adalah salah.

Faktanya pihak Demokrat melalui Kepala Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) DPP Partai Demokrat justru mendukung upaya pemberantasan korupsi oleh KPK.

Ia mengapresiasi setiap langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK dan lembaga penegak hukum lainnya selagi tidak tebang pilih dan dilandasi dengan prinsip keadilan.

Baca Juga: Jokowi Sebut Proyek Sodetan Ciliwung Mangkrak 6 Tahun, Anies: Alhamdulillah...

Sementara respons AHY terkait penangkapan tersebut sebatas terhadap prihatin dirinya karena kondisi Lukas Enembe yang kurang baik.

Ia juga mengharapkan agar Lukas Enembe diberi ruang untuk pemulihan kesehatannya agar bisa menjalani proses hukum yang baik. 

Tidak ada pernyataan kontra terkait penangkapan dugaan kasus korupsi tersebut

KESIMPULAN

Dengan penjelasan tersebut, narasi “Demokrat Kejang2 SBY-AHY Gak Terima Lucas Enembe Dijemput Paksa KPK” adalah tidak benar alias hoaks.

Video ini masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

Load More