Kiky Saputri menceritakan kisahnya yang sempat hampir jadi LC (Ladies Company) di salah satu tempat karaoke di Mangga Besar, Jakarta.
Kiky sapaan akrabnya, saat ini tengah mencari kesibukan di tengah kegalauannya, mencari pekerjaan paruh waktu lewat Facebook.
"Guys ada yang punya kerjaan part time ngga? Kalo bisa dari sore ke malem selesai aku ngajar," tulisnya.
Setelah itu, salah satu temannya ada yang mengirimkan pesan dan menawarkan pekerjaan sebagai LC.
"Di otak aku tuh (LC) yang megang remote ganti-ganti lagu, ngasih buat mic. Jadi ya udah deh aku coba," cerita Kiky di channel YouTube TonightShowNet, Senin (30/1/2023).
Kemudian dia janjian dengan temannya itu dan Kiky mengaku di ajak masuki lorong gelap dan pas masuk lift terbuka, terlihat hal yang tidak biasa.
"Pas kebuka lift-nya, cewe pada berjejer semua di sofa-sofa, mereka pada ngeliatin aku, aku nih bocah dari mana," katanya.
Dia pun memasuki ruang make up dan temannya itu memanggil seseorang yang disebutnya mami.
"Temen aku bilang gini 'bentar ya gue panggilin mami dulu', ih kok akrab kek kekeluargaan gitu," dengan polosnya itu pikiran Kiky.
Baca Juga: Balas Pleidoi, Jaksa Sebut Tim Hukum Putri Candrawathi Hanya Bermain Akal Cari Simpati Publik
Dia mengaku, kala itu tidak mengerti apa itu LC dan berkenalan dengan "mami".
Karena Kiky mengaku tidak merokok dan hanya minum air putih, bukannya alkohol, sang mami penasaran, pengalaman Kiky sebagai LC sebelumnya.
"Ngga saya guru," jawab Kiky.
Sontak saja, si mami kembali bertanya.
"Lha kamu ke sini mau jadi LC apa mau penelitian?" tanyanya penasaran.
Kiky pun diminta ikut mendampingi temannya masuk ke dalam room agar paham apa pekerjaan LC di sana.
Tapi, wanita-wanita yang ada sina mempertanyakan keyakinan Kiky untuk bekerja di sana.
Bahkan, mereka menceritakan apa saja pekerjaannya dan menyarankan Kiky untuk tidak kerja di tempat itu.
"Di situlah aku berpikir, dari pagi hingga petang aku mencerdaskan anak bangsa, masa malamnya ngerusak generasi bangsa," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Hukuman Pelaku atau Perbaikan Sistem? Menolak Narasi "Oknum" yang Berulang
-
THR Karyawan Swasta Kapan Cair? Begini Mekanisme dan Jadwal Pencairannya
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
BLACKPINK Bawa Pesan Keberanian dan Persatuan di Comeback Lagu Terbaru, Go
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Yamaha Racing Indonesia Rilis Formasi Pembalap 2026 Demi Target Juara Dunia
-
Antara Idealisme dan Uang: Realita Pembajakan Buku dalam Selamat Tinggal
-
2 Kejanggalan Sikap Ayah Bocah di Sukabumi yang Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Apa Itu?