Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono memohon permintaan maaf usai mendengar kabar adanya gesekan suporter kala Persib Bandung menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 5 Februari 2023.
Dalam peristiwa tersebut, dilaporkan seorang suporter PSS Sleman dan Bobotoh terluka. Namun, setelah mendapatkan perawatan medis, keduanya diizinkan pulang.
Atas peristiwa tersebut, Teddy menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, terutama suporter PSS Sleman yang kurang mendapatkan perlakuan semestinya.
"Atas nama Persib, kami menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, termasuk teman-teman dari Sleman yang diperlakukan tidak semestinya selama di dalam dan di luar stadion," ujar Teddy, dikutip dari laman Persib Bandung, Selasa (7/2/2023).
Teddy berharap, peristiwa seperti ini, tidak terjadi lagi di kemudian hari. Sebab, akibat ulah oknum kelompok suporter yang tidak bertanggung jawab inilah yang membuat Persib kerap kesulitan mendapatkan izin penyelenggaraan pertandingan, apalagi dengan kehadiran penonton.
Kendati demikian, Teddy berjanji untuk terus meningkatkan koordinasi, komunikasi dengan berbagai pihak, terutama dalam hal yang berkaitan dengan keamanan, ketertiban, keselamatan dan kenyamanan menyaksikan pertandingan kandang Persib.
"Sesuai komitmen, kami akan akan terus memperbaiki penyelenggaraan pertandingan kandang, terutama dari sisi keamanan, keselamatan dan kenyamanan," tegas Teddy.
Diketahui telah terjadi gesekan antara bobotoh dan BCS Persib Bandung vs PSS Sleman. Namun kejadian tersebut sudah dapat diselesaikan dengan baik.
Baca Juga: Ancaman Pidana Hukuman Ibu Muda Tersangka Pencabulan 17 Anak di Jambi
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh
-
2 Cushion Wardah untuk Kulit Kering, Hasil Makeup Natural Menurut Review Pengguna
-
Cara Saya Mengubah Kesepian Menjadi Ruang Terbaik untuk Mengenal Diri
-
75 Rumah di Makassar Ludes Terbakar dalam 6 Bulan, Ternyata Ini Penyebab Utamanya
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta
-
Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli
-
IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran
-
Dipanggil Presiden ke Istana, Dirut PLN Minta Maaf soal Gangguan Kelistrikan Nasional