Pelatih Persib Bandung, Luis Milla mengatakan bahwa para pemain sepak bola Indonesia belum memahami hal-hal dasar dalam permainan. Ini diungkapkan Milla dalam wawancara dengan wartawan Spanyol seperti yang disarikan oleh pundit Tommy Desky di kanal Youtube-nya, Selasa (7/2/2023).
Milla, yang menjadi pelatih Persib sejak Agustus 2022 lalu, mengatakan ia terpaksa harus beradaptasi dengan kemampuan para pemain lokal Indonesia yang dinilainya tidak memahami permainan.
"Para pemain lokal sukar memahami permainan. Mereka sepertinya tidak memiliki pemahaman dasar tentang permainan seperti kita di Eropa atau Spanyol," kata Milla dalam wawancara yang diunggah pertama kali di kanal Youtube Nostalgia Futbolera pada 4 Februari kemarin.
Hal ini berbeda dengan para pemain asing di Liga 1, yang menurut Milla memiliki level permainan sedikit lebih tinggi dari pemain lokal Indonesia.
Karena faktor inilah Milla terpaksa menggunakan skema permainan dengan tiga bek di Persib, sementara dirinya sebenarnya lebih menyukai sistem dengan empat bek.
"Saya senang bermain dengan formasi tiga bahkan empat gelandang. Saya datang ke Indonesia dan tim memiliki beberapa masalah. Saya harus membuat formasi lima pemain, dengan dua gelandang, satu striker," terang Milla lebih lanjut.
Adaptasi ini dilakukan Milla dan harus diakui berbuah hasil. Saat ini Persib duduk di puncak klasemen sementara Liga 1 dan belum pernah kalah di 14 pertandingan terakhir. Saat Milla datang, Persib duduk di urutan enam klasemen sementara.
Selain itu permainan Persib, secara kasat mata, saat ini lebih menarik dan taktis. Selain menonjol dengan bola umpan pendek cepat, transisi permainan Pangeran Biru juga mulus dan mematikan.
Adapun pada akhir pekan nanti Persib dan Luis Milla akan menantang Bali United di Sleman. Milla mengatakan laga kontra Bali United akan dihadapinya bak laga final demi meraih kemenangan berikutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan