Pelatih Bali United FC Stefano Cugurra membantah pernah mengeluarkan pernyataan bahwa Persib adalah anak kecil di hadapan Bali United, karena tim asal Bandung itu belum pernah menang atas tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut.
Teco, sapaan karib Stefano, mengatakan kabar yang beredar di media sosial tersebut adalah hoaks belaka. Ia kini sedang berdiskusi dengan klub untuk menindaklanjuti masalah tersebut.
“Nanti saya bisa bicara sama manajemen soal ini. Bagaimana proses dan langkah-langkah buat melindungi nama saya dan juga nama klub Bali United,” kata Teco saat jumpa pers di Yogyakarta, Kamis (9/2/2023), jelang laga kontra Persib Bandung pada Jumat.
Persib Bandung memang belum pernah menang atas Bali United selama sejarah Liga 1. Bahkan sejak 2017, Maung Bandung sama sekali belum pernah merebut tiga poin saat bertanding melawan tim asal Pulau Dewata ini.
Beberapa hari sebelumnya, tiga akun masing-masing di Instagram, YouTube dan TikTok menyebarkan informasi yang seolah-olah disampaikan oleh Teco.
Informasi keliru itu, sebagai berikut: “Karena saya tahu tim kami (Bali United) tidak pernah kalah di kandang maupun tandang. Persib di hadapan Bali seperti anak kecil."
“Saya lama di Indonesia dan pernah kerja di tiga klub berbeda. Orang yang pernah kerja sama saya pasti tahu karakter saya dan bagaimana saya respect ke tim lawan, baik itu tim yang punya sejarah atau tim yang berada di posisi kurang bagus di liga,” kata Teco menjawab pertanyaan media.
Ia menyampaikan dirinya tidak mungkin menyampaikan pernyataan yang merendahkan tim lawan sebagaimana kabar bohong yang beredar.
“Seperti besok, saya bersama Bali United akan melawan tim Persib Bandung. Pasti saya respect dengan mereka karena saya tahu kualitas pelatih dan pemain di sana. Saya pernah kerja dengan Igbonefo, Rezaldi, dan saya kenal baik dengan Luis Milla maupun beberapa tim pelatih dari Brazil di sana. Tidak mungkin saya bisa berkata negatif tentang mereka (Persib) atau tim lawan dari Bali United,” kata Stefano Cugurra.
Ia juga menekankan sikap respect/menghormati tim lawan merupakan prinsip yang ia tunjukkan dan praktikkan sepanjang kariernya sebagai pelatih.
“Saya respek dengan mereka dan saya kerja bersama Bali United ingin menang. Begitu juga mereka pasti mau menang. Saya pikir di sepak bola menurut saya sikap respek ini harus ada di kedua tim agar tidak ada masalah di Indonesia,” tutup Teco. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem
-
Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu
-
Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler