Persebaya Surabaya akhirnya buka suara menanggapi komentar pelatih timnas Shin Tae-yong terkait bergabungnya Marselino Ferdinan dengan tim Belgia.
Ditegaskan Manajer Persebaya Surabaya, Yahya Alkatiri, Marselino Ferdinan bukan milik PSSI atau timnas.
"Marselino milik Persebaya, bukan timnas atau PSSI, dia miliknya Persebaya. Tidak ada urusan dengan Shin Tae-yong atau siapapun," kata Yahya Alkatiri, Jumat (10/2/2023).
Yahya menambahkan, keputusan Marselino untuk bermain di Eropa adalah hak klub (Persebaya).
Termasuk keputusan akhirnya Marselino bermain di klub Belgia.
"Kalau Marselino tidak mendapatkan izin di Persebaya, dia tidak akan berangkat ke Belgia. Tapi kalau sudah dapat izin dari Persebaya ya sudah selesai," pungkasnya.
Sebelumnya Shin Tae-yong cukup menyayangkan Marselino memilih merumput ke Eropa terlalu dini.
Menurutnya, pemain berusia 18 tahun itu seharusnya lebih sedikit bersabar sampai Piala Dunia U-20 selesai.
Karena dia yakin nilai jualnya juga akan bertambah dan bisa mendapat klub yang lebih baik.
Baca Juga: 4 Zodiak Ini Berpotensi Selingkuh Berulang Kali, 'Hobi' atau Ketagihan?
"Seharusnya Marselino bisa ke luar negeri setelah Piala Dunia U-20 selesai. Karena pastinya harganya akan berbeda setelah Piala Dunia U-20 selesai, apalagi season musim Eropa baru mulai bulan itu," imbuh Shin Tae-yong.
Selain Shin Tae-yong, Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri juga turut menyayangkan keputusan Marselino Ferdinan untuk berkarier di Belgia sebelum Piala Dunia U-20 2023.
Menurut dia, Marselino seharusnya mengabari PSSI saat memutuskan gabung ke klub Liga 2 Belgia KMSK Deinze.
"Meski tidak ada kewajiban untuk itu, idealnya dia memberi tahu ke PSSI," papar Indra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kronologi Balita Meninggal Ditabrak di Depan Masjid Agung Annur Pekanbaru
-
Sunblock Badan Apa yang Bagus untuk Cuaca Panas? Ini 5 Rekomendasi agar Kulit Tidak Gosong
-
Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis
-
Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung
-
Geger Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sadari 5 Perubahan Perilaku Anak Korban Kekerasan
-
Profil Lo Kheng Hong, Warren Buffet-nya Indonesia yang Mendadak Jual Saham Salim Grup