Publik ramai-ramai menyorot ekspresi wajah Lucky Hakim usai mundur dari jabatan Wakil Bupati Indramayu periode 2021-2026.
Kabar Lucky Hakim mundur ini pun sampai di telinga Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Awalnya Lucky Hakim membuat surat terbuka ke Ridwan Kamil untuk menyatakan pengunduran diri.
Namun dirinya mengaku tidak memiliki akses untuk menghubungi RK.
"Saya enggak punya nomor telepon ajudan bapak dan saya juga enggak punya ajudan, atau protokoler, ataupun aspri untuk bisa menghubungi ajudan bapak," kata Lucky Hakim dalam videonya.
Dia juga mendapatkan informasi kalau RK sempat mencarinya, yang membuatnya langsung pergi ke Bandung.
Artis yang populer di awal tahun 2000-an ini juga curhat terkait tugasnya selama menjabat Wakil Bupati Indramayu.
Dia pun mengaku sudah tak lagi menempati rumah dinas karena adanya oknum tak bertanggung jawab.
Ekspresi wajah Lucky Hakim ini pun dibahas oleh akun Twitter anonim @tanyakanrl. Pengirim unggahan foto Lucky Hakim ini menduga kalau keselamatannya terancam.
Baca Juga: Orang Mati Mendadak Bisa karena 4 Hal Ini, Perhatikan Baik-baik!
"guys ada yg tau gak ini bliau knp? (khususny org indram4yu) kselamatan ny kyak trancam, ngomong nya kayak getar gt suara nya.. apkaah bupati indr4mayu problematik?" tulis akun tersebut dalam tweetnya, dikutip Senin (20/2/2023).
Cuitan ini kemudian mengundang respons dari warganet Twitter. Banyak dari mereka yang menuding kalau pengunduran diri Lucky Hakim juga berkaitan dengan Bupati Indramayu.
"Ada video dia klarifikasi kenapa pas rapat DPRD ga pernah dateng karena surat undangannya ga pernah sampe ke tangan dia, bupatinya juga kalo bikin program sendirian terus jadi wakilnya terkesan ga ada kerjaan padahal emang ga diajak aja," ungkap salah satu warganet.
"jadi beberapa wktu lalu, dia ngajuin pengunduran diri sbgai wakil bupati (karena merasa gabisa memenuhi dan mewujudkan janji2 dia pas kampanye dulu) dia ngerasa malu.. dan daripada dia makan gaji buta (termasuk menikmati fasilitas pemerintah) makanya ngundurin diri aja cmiiw," sahut warganet lain.
"Gua orng indramayu gatau apa" anjir. Dia jarang banget nongol di kegiatan" masyarakat, selalu bupati aja. Entah ga diajak atau gmna gua jg ga paham. Tp emng bupati selfish parah sih awkw, pas kmaren pecahin rekor muri aja harusnya atas nama masyarakat ini nama dia sndiri," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan