YouTuber Jerome Polin kembali viral dan dihujat warganet. Sebab ia mengunggah konten sensitif yang dinilai mempermainkan kematian pasien di rumah sakit.
Kontroversi Jerome Polin tertuang dalam video yang diunggah oleh selebgram sekaligus calon dokter Farhan Firmansyah di akun @farhanfirms.
Video itu memperlihatkan Jerome dan Farhan tengah berjoget dengan latar belakang lagu OMG dari grup NewJeans.
Hal yang dipermasalahkan adalah deskripsi kalimat yang tertera dalam video tersebut.
"Mohon maaf, kami sudah berusaha semaksimal mungkin," tulis keterangan dalam video tersebut.
Kontroversi Jerome Polin ini kemudian diprotes oleh akun Twitter @rizkahasanah. Ia mengaku kalau kalimat duka ini justru baru saja dialaminya.
"Ngeliat kemaren pasien meninggal di dpn mataku, dan bilang ke keluarganya kalo harus dilepas monitor & O2 mask nya and my supervisor literally said those words… and seeing this insensitive influencer making fun of it," kata Rizka yang menyebut Jerome sebagai influencer tidak peka yang membuat guyonan soal kalimat tersebut.
"Wow, no wonder everyone hates you," katanya yang jika diartikan adalah tidak heran kalau semua orang membenci Jerome.
Di tweet selanjutnya ia mengaku hampir menangis saat keluarga sang pasien diberi kata tersebut oleh dokter.
"Kamu tidak akan pernah bisa merasakan hingga kamu mengalaminya sendiri. Berurusan dengan kematian keluarga sebagai orang dewasa, lebih lagi sebagai dokter adalah pengalaman menyakitkan," lanjutnya.
Sontak warganet pun ikut geram dengan video yang melibatkan Jerome tersebut. Begini respons mereka:
"Ada yang pernah liat anak rajin di kelas, juara terus, yang suka bilang gini “pak tugas kemaren ga di kumpulin?” dia anggap itu lucu bagi murid2 lain saking pengennya di akui sm smua org, pdhl kebalikannya," kata salah satu warganet.
"“No wonder everyone hates you” kemaren yg gasuka sama dia, di blg jahatlah, inilah. Gak lama dia ngebuktiin sendiri kalo emg dia jahat," ucap lainnya sembari mengungkapkan kembali kontroversi Jerome beberapa waktu lalu.
"Amanin barang bukti dulu. Gw tadinya pikir dia ga dalam keadaan sadar kontennya akan dipost dengan caption "Mohon maaf, kami sudah berusaha semaksimal mungkin". Ternyata dia sadar dan dia pun mentertawakan dengan ikut komentar "Wkakakkaa"," ucap lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan