Selebritis kontroversial Nikita Mirzani lagi-lagi mengomentari keberjalanan kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Masih konsisten dengan sikapnya, Nikmir kembali membela Ferdy Sambo yang dianggapnya tidak layak mendapat hukuman mati.
Hal ini terungkap dari sesi siaran langsungnya bersama seorang pria yang mencoba mengorek pendapatnya. Sesi siaran langsung itu tampak diunggah ulang oleh kanal YouTube Citraa Daily Vlog.
"Saya tidak setuju, kalau yang lain setuju biarin lah, karena buat saya Sambo itu tidak bersalah, dia hanya salah mendengar cerita," ungkap Nikmir, dikutip pada Rabu (1/3/2023).
Sambil menerima perawatan rambut, kekasih Antonio Dedola itu menilai motif sebenarnya di balik peristiwa ini belum terungkap. Nikmir lantas sesumbar dirinya sudah mendapat informasi yang lebih detail dari orang dalam.
Bukan hanya itu, Nikmir juga sedikit mengultimatum keluarga korban Nofriansyah Yosua Hutabarat yang dinilai akan malu bila sampai penyebab asli pembunuhan itu dibuka ke umum.
"Karena kalau kejadian yang sebenarnya diungkap, justru yang malu itu malah keluarga almarhum," tegas Nikmir.
"Karena kan teman-teman polisi saya banyak Pak, jadi saya tahu ceritanya," lanjut mantan istri Dipo Latief itu dengan sikap sangat jemawa.
Nikmir lantas menyinggung soal kesimpulan yang diambil oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Majelis Hakim. Menurutnya dugaan pemerkosaan yang dituduhkan di awal tidak terbukti sehingga kemungkinan besar Putri Candrawathi dan Yosua memang benar-benar berselingkuh.
"Bahwa tidak terjadi yang namanya pemerkosaan, berarti kan tanda tanya, kalau tidak pemerkosaan berarti kan suka sama suka. Berarti kan ada perselingkuhan tapi kan tidak diperjelas perselingkuhan itu, tidak mau diutarakan," terang Nikmir.
Baca Juga: Potensi Koalisi Cuma Dua Poros, Hadirkan Head to Head Prabowo Vs Anies atau Ganjar Vs Anies
Sebelumnya Nikmir pernah meluapkan amarahnya karena Hakim Wahyu Iman Santoso menjatuhkan pidana mati terhadap Sambo. Bahkan Nikmir sempat mengingatkan hanya Tuhan lah yang berhak mencabut nyawa manusia.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Gempar! Ferdy Sambo Gantung Diri gegara Tak Terima Vonis Hukuman Mati, Benarkah?
-
Nikita Mirzani Lebih Suka Urusi Kasus Pemerintah daripada Artis, Warganet: Mau Nyaingin Najwa Shihab?
-
Pelik Hukuman Mati di Indonesia: Pertarungan Batin Jaksa hingga Hak Asasi Manusia
-
CEK FAKTA: Trisha Putri Sulung Ferdy Sambo Tersandung Kasus Prostitusi Saat Orang Tua Dibui, Benarkah?
-
Antonio Dedola Romantis Keringkan Rambut Nikita Mirzani, Malah Diledek: Pacar Merangkap Babu?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Sepatu Sempit Berujung Siswa SMK Meninggal, Dinas Pendidikan Kaltim Buka Suara
-
7 HP dengan Baterai Paling Awet 2026, Seri Realme Ini Juaranya
-
Digerebek Istri di Kos Bareng Mahasiswi, Wakil Dekan UIN Jambi Langsung Dinonaktifkan
-
Andrie Yunus dan Bayang-Bayang Marsinah: Sejarah yang Terasa Berulang
-
Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar
-
Pentingnya Sebuah Kesadaran: Menilik Teguran Kepada Konten Kreator di IKEA
-
Cara Melihat Password WiFi di HP dengan Mudah versi Android dan iPhone
-
Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini
-
Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja
-
Mengapa Eks Menantu Cs Merampok dan Tega Bunuh IRT di Pekanbaru?