Pengakuan pihak keluarga Ferry Irawan soal paksaan Venna Melinda agar mengakui kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang terjadi sukses menuai perbincangan.
Apalagi karena pemaksaan itu kabarnya dilakukan ketika Venna bertemu dengan Ferry tanpa didampingi kuasa hukum.
Kabar itulah yang dengan tegas dibantah oleh Venna yang ditemui pasca sidang mediasi perceraiannya dengan Ferry, Kamis (9/3/2023). Sambil didampingi kuasa hukumnya, Noor Akhmad Riyadhi, Venna mengungkap peristiwa yang sebenarnya terjadi.
Ternyata saat itu Venna mendatangi Polda Jawa Timur untuk melengkapi berkas KDRT dengan Ferry sebagai terlapor. Tak disangka, Ferry rupanya sempat mencoba menempuh upaya hukum tak lama sebelum Venna datang ke Polda Jatim.
"Ternyata Pak Ferry pada tanggal 17 Januari 2023 telah mengirimkan surat ke Kapolda Jatim, intinya untuk meminta restorative justice. Dan kebetulan pada tanggal 24 tersebut, Mbak Venna langsung ditemui sama Pak Dir (Dirreskrimum Polda Jatim)," ungkap Noor, dikutip dari kanal YouTube Was Was.
Diungkap lebih jauh, saat itu Venna dan Ferry akhirnya coba dipertemukan dalam rangka restorative justice. Namun pertemuan yang terjadi juga bukan secara empat mata, meski memang tanpa pendampingan kuasa hukum masing-masing.
"Enggak mungkin lah, enggak ada," jelas Venna.
"Jadi pada saat pertemuan restorative justice itu, yang ada cuma Bu Venna, kuasa hukum ada rekan saya tapi harus menunggu di luar. Bu Venna, Pak Ferry, Pak Dir, Pak Kanit, dan Bu Penyidik, di dalam cuma berlima. Jadi setelah dilakukan restorative justice tidak ditemukan jalan tengah," terang Noor menambahkan.
Noor juga membantah narasi Venna memaksa dan mengintimidasi Ferry supaya mengakui KDRT yang terjadi.
Baca Juga: Ibu Ferry Irawan Ungkap Venna Melinda Rekayasa Kasus KDRT, Ini Buktinya!
"Enggak, enggak ada maksa lah, gimana coba caranya maksa? Ada Pak Dir, Dir Kriminal Umum itu orang paling tinggi di sana setelah Kapolda, gimana cara maksa? Cara intimidasi? Ya nggak mungkin lah," tutur Noor.
"Apalagi yang meminta restorative justice adalah dari pihak Pak Ferry, nggak mungkin Bu Venna mengintimdasi," tegasnya menambahkan.
Karena itulah Noor mengingatkan agar pihak Ferry tidak terus-menerus menggiring opini publik dalam kasus yang sudah berjalan beberapa bulan ini.
"Kalau ada yang bilang itu intimidasi adalah hoaks dan kita tidak segan-segan akan mengambil upaya hukum apalagi terjadi sekali lagi pemberitaan tentang intimidasi dan tidak disertai dengan bukti, kita akan laporkan ke Polda Metro Jaya, terkait UU ITE tentang pencemaran nama baik," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ibu Ferry Irawan Ungkap Venna Melinda Rekayasa Kasus KDRT, Ini Buktinya!
-
Venna Melinda Lega Mediasi Cerai Gagal, Tinggal Fokus Kawal Kasus KDRT Ferry Irawan
-
Venna Melinda Pastikan Bakal Kembalikan Semua Barang Pemberian Ferry Irawan, Tapi Ada Syaratnya
-
Di Sidang Mediasi Perceraian dengan Ferry Irawan, Venna Melinda Berlinang Air Mata, Isyarat Rujuk?
-
Tega! Dibongkar Mertua, Venna Melinda Nekat Mengancam dan Histeris demi Paksa Ferry Irawan Akui KDRT
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Aurora Ribero Bicara Soal Arti Support System di Film Nobody Loves Kay
-
Keributan Sesama Pria Asal Brunei di Blok M Berujung Maut, Satu Orang Tewas
-
Kerumunan Terakhir: Mengapa Novel Okky Madasari Ini Ramalan Paling Akurat Tentang Media Sosial Kita?
-
Punya Fitur Torque Splitter ala Mobil Balap, Sehebat Apa Handling Audi S3 Verve Edition?
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Pekanbaru Resmi Tetapkan Siaga Darurat Karhutla hingga 30 November 2026
-
Mitsubishi Destinator Bawa Standar Baru SUV Tujuh Penumpang dengan Kabin Praktis
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!