Dinar Candy menceritakan pengalaman kurang mengenakkan saat menjalani umroh bersama keluarganya, baru-baru ini.
"Hari pertama kita landing di Madinah, kita nggak dapat hotel, itu sih yang bikin kecewa," ujarnya di channel YouTube Cumicumi, dikutip Rabu (5/4/2023).
Dia pun tidak mau mengambil pusing dan langsung memesan kamar penginapan sendiri.
"Nggak tau itu kayaknya masalah dari travelnya, ya udah aku booking sendiri kamarnya pakai aplikasi online," terangnya.
Bahkan, Dinar Candy mengaku dapat kemudahan dari pihak hotel tempatnya menginap.
"Aku mesen satu kamar malah dikasih dua, bayarnya satu," ungkapnya.
Dia menceritakan kepada pihak hotel tempatnya menginap atas masalah yang dihadapinya karena merasa ditelantarkan pihak travel.
Keesokan harinya, pihak travel umroh tersebut baru memberikan kamar untuk penginapan Dinar Candy.
Namun, kamar yang dipesan tersebut tidak sesuai dengan apa yang diharapkannya.
Mendapat rentetan masalah tersebut akhirnya terjadi cekcok antara pihak travel umroh dengan adik Dinar Candy.
"Kayak nyepelein Dinar, kayak misal kamu di rumah ngadain pengajian dong, kayak seakan-akan kita kena azab, 6 orang," bebernya.
Dia mengakui, ibadah umroh kali ini tidak menggunakan endorse dan sifatnya private, hanya untuk enam dirinya dan anggota keluarganya.
"Aku nggak dikasih endorse, kemarin kita private cuma ber-6. Harusnya fasilitasnya bagus," ungkap Dinar Candy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Mengaku Ketua Panitia, Mahasiswa Unhas Lakukan Pelecehan Seksual Terancam Dipecat
-
Piala Dunia 2026: Hancur di Tangan Prancis, Langkah Irak di Kian Terjepit
-
Anime Horor Yamishibai Season 17 Mulai Tayang Juli, Usung Tema "Keputusan"
-
Belajar Hidup Sehat dari Ery Makmur: Mengubah 'Kecemasan' Menjadi Aksi Nyata Bersama Keluarga
-
Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?
-
WNA Asal Portugal Bawa 50 Amunisi di Bandara Ngurah Rai