Pesulap Merah atau Marcel Radhival dikabarkan meninggal dunia setelah adu kesaktian dengan Ibu Ida Dayak.
Sosok Ida Dayak sendiri belakangan tengah menjadi sorotan karena dikenal mampu mengobati berbagai macam penyakit.
Namun dalam kabar yang dibagikan oleh kanal YouTube TC Media, Pesulap Merah meninggal dalam keadaan perut membesar dan muntah darah setelah adu kesaktian dengan Ida Dayak.
Akun YouTube tersebut mengunggah video berjudul "INNALILLAHI... MARSEL RADIVAL MENINGGAL DUNIA USAI ADU KESAKTIAN DENGAN DUKUN".
Narasi serupa juga terlihat dalam thumbnail video tersebut. Tak hanya itu, tampak potret Pesulap Merah yang dirangkai oleh bunga serta mobil ambulans mengantarkan jenazah ke rumah duka.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 390.000 penayangan. Namun, benarkah Pesulap Merah meninggal dunia setelah adu kehebatan dengan Ibu Ida Dayak?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 4 menit 22 detik tersebut, tidak ada pernyataan resmi yang dapat membuktikan klaim seperti dalam video.
Hingga akhir video, narator sama sekali tidak menjelaskan terkait adu kehebatan antara Ida Dayak dan Pesulap Merah.
Baca Juga: Ganjar Gandeng BI Majukan Produk Dalam Negeri Lewat UMKM Gayeng 2023
Setelah ditelusuri, kondisi Pesulap Merah saat ini baik-baik saja. Bahkan lelaki itu baru mengunggah tangkapan layar YouTube yang memberitakan dirinya meninggal dunia.
Pesulap Merah menyebut bahwa informasi salah yang disebarkan di dunia merupakan berita sampah yang menyesatkan.
"Wah sekarang saya jadi hantu. Jika berita ini dishare ke TikTok atau grup keluarga pasti pada percaya nih sama berita sampah beginian," tulis Marcel.
Pengunggah video sendiri sengaja mengedit foto Pesulap Merah dalam thumbnail untuk menggiring opini publik.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Pesulap Merah meninggal dunia usai adu kesaktian dengan Ida Dayak merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar