Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan arahan khusus kepada 5 jenderal bintang 3 demi mudik lebaran 2023 lancar dan aman.
Kelima jenderal itu diminta turun langsung mengawasi pengamanan mudik.
Arahan itu diungkap Kapolri dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (12/4).
Kapolri membeberkan rencana untuk menerjunkan 148.884 personel Polri untuk mengawal mudik Idul Fitri 2023. Dia berharap personel ini bisa mengantisipasi lonjakan pemudik tahun ini yang mencapai 123 juta orang.
“Dalam waktu dekat ini kita hadapi adalah mudik Idul Fitri yang dari hasil survei Kemenhub jumlahnya bertambah dari yang awalnya 86 juta menjadi 123 juta. Sehingga tentunya ini juga menjadi perhatian khusus kami, sehingga kami melibatkan 148.884 personel yang akan kami turunkan untuk laksanakan operasi ini. Karena apabila kami tidak melaksanakan secara optimal potensi terjadinya kemacetan yang luar biasa tentunya akan terjadi,” kata Kapolri, dikutip dari laman NTMC Polri, Kamis (13/4/2023).
Kapolri menegaskan pihaknya akan melaksanakan Operasi Ketupat mulai 18 April hingga 1 Mei 2023. Dia menyebut pati-pati bintang 3 juga akan dilibatkan memantau arus Mudik 2023.
“Kemudian juga kami turunkan seluruh personel-personel kami, termasuk pati-pati bintang 3, untuk kita sebar di seluruh wilayah, kita harapkan bahwa kegiatan Operasi Ketupat ini betul-betul bisa kita laksanakan dengan maksimal,” jelasnya.
Adapun kelima pati bintang tiga yang ditugaskan yakni Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto untuk wilayah Banten, Kabaharkam Polri Komjen Fadil Imran untuk wilayah Polda Metro Jaya.
Kemudian Kabaintelkam Polri Komjen Wahyu Widada untuk wilayah Jawa Barat, Kalemdiklat Polri Komjen Purwadi Ariyanto di wilayah Jawa Tengah dan Dankor Brimob Komjen Anang Revandoko pada wilayah Jawa Timur.
Baca Juga: Kilats Group Resmi Jadi ATPM di Indonesia untuk Sepeda Motor Listrik Gova dan Sistem Tukar Baterai
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung