Beredar video dengan narasi Anas Urbaningrum membongkar dosa besar Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Eks Ketua Umum Partai Demokrat tersebut dikabarkan membeberkan bahwa SBY sebagai dalang kasus korupsi Hambalang.
Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube SUARA DEMOKRASI pada Rabu (12/4/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube yang telah memiliki lebih dari 4 ribu subsciber ini menuliskan judul sebagai berikut, "TAK SEGAN-SEGAN !! ANAS URBANINGRUM BONGKAR DOSA BESAR SBY KORUPSI HAMBALANG".
Sementara itu, dalam thumbnail video yang dibagikan juga tertulis keterangan serupa, "DIBONGKAR SEMUA !! TERNYATA SBY DALANG HAMBALANG".
Lalu, benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim Anas Urbaningrum membongkar dosa besar SBY soal korupsi Hambalang adalah tidak benar.
Dalam unggahan berdurasi 8 menit 5 detik tersebut sama sekali tidak menguraikan dan memberikan bukti valid terkait klaim yang telah ditulis di bagian judul video.
Pasalnya, tayangan ini hanya berisi beberapa potong video yang diedit menjadi satu. Salah satunya video yang merekam momen Anas Urbaningrum keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin Kota Bandung.
Baca Juga: Pengurangan Tempat Pembuangan Sampah di Samarinda, Estetika atau Penyebab Bencana?
Selain itu, narator dalam video ini hanya mengutip dan membacakan artikel berjudul Gede Pasek: Anas Urbaningrum Akan Bongkar Sejarah Hitam KPK Era SBY yang diunggah oleh beritasatu.com pada 28 Maret 2023.
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai klaim Anas Urbaningrum membongkar dosa besar SBY soal kasus Hambalang.
Simpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar bongkar borok SBY terkait Hambalang adalah tidak benar.
Informasi yang disebarkan kanal YouTube SUARA DEMOKRASI tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation