Video hasil suntingan, ada potret Penjabat Gubernur DKI Jakarta itu mengenakan rompi oranye KPK.
Angka Rp 349 triliun yang kerap disebut-sebut adalah jumlah kejanggalan aliran dana di Kementerian Keuangan dan dinyatakan Kemenko Polhukam. Lewat sebuah video, angka ini dialamatkan kepada Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.
Dikutip dari Turnbackhoax.id, dari kanal YouTube akun bernama TEROPONG ISTANA mengunggah video berdurasi delapan menit. Diberi judul "HERU BUDI JADI TERSANGKA, KPK TEMUKAN BUKTI KUAT ALIRAN DANA 349T MASUK KANTONG", dilengkapi thumbnail terdapat foto PJ Gubernur Heru Budi Mengenakan rompi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berwarna oranye, serta tulisan "TEMUKAN BUKTI KUAT, KPK RESMI TETAPKAN TERSANGKA PJ GUBERNUR SERET NAMA JKW DAN AHOK SOAL 349 T".
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id, klaim menyatakan Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono ditangkap KPK atas dugaan korupsi Rp349 triliun adalah tidak benar. Gambar pada bagian thumbnail adalah hasil editan.
Melalui mesin pencari gambar Yandex, ditemukan gambar identik, yaitu penangkapan mantan Mensos Juliari Batubara oleh KPK pada Desember 2020, yang diunggah detik.com.
Selanjutnya klip video menyelipkan video saat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tengah menjalani sidang reklamasi pada 26 Juli 2016.
Kemudian cuplikan PJ Gubernur Heru BUdi Hartono sedang memberikan keterangan terkait aturan penyelenggaraan konser di Jakarta setelah adanya kasus konser musik festival yang melebihi kapasitas hingga memakan korban.
Untuk narasi, narator dalam video membacakan narasi yang berasal dari sejumlah artikel pemberitaan. Yaitu dari artikel berjudul "Ditunjuk jadi Pj Gubernur DKI, Heru Budi Masih Punya Catatan Kasus Dugaan Korupsi yang Belum Tuntas" yang tayang di rmolsumsel.id pada 8 Oktober 2022.
Berikutnya, artikel berjudul "Heru Budi Hartono, Kursi PJ Gubernur DKI Jakarta dan Berbagai Kasus Korupsi yang Ditangani KPK" yang tayang di rmolsumut.id pada 8 Oktober 2022.
Kedua artikel tadi tidak sama sekali membahas soal penangkapan KPK terhadap Budi Heru Hartono.
KESIMPULAN
Hingga saat ini tidak ada pemberitaan atau informasi yang kredibel terkait informasi mengenai PJ Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menjadi tersangka atas kasus korupsi 349 triliun.
Tersangka KPK kasus aliran dana 349 triliun adalah tidak benar.
Video adalah hasil suntingan yang isinya tidak saling berhubungan. Dari penelusuran lanjutan, tidak ditemukan informasi valid mengenai klaim ini.
Video masuk kategori konten yang dimanipulasi.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Pertemuan Kapolri Dengan Ketua KPK Diharapkan Bisa Selesaikan Polemik Pemecatan Brigjen Endar Priantoro
-
CEK FAKTA: Anggota DPR RI Mengusir Menteri Keuangan dan Tidak Perlu Kehadirannya?
-
CEK FAKTA: Artis Inisal R Terlibat Kasus Rafael Alun Bukan Raffi Ahmad, Ricky Harun Tersangka Utama?
-
CEK FAKTA: Penyanyi Ternama Nia Daniaty Wafat karena Kecelakaan Lalu Lintas
-
Diam-diam Ketua KPK Firli Bahuri Temui Kapolri, Bahas Pemecatan Brigjen Endar?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan