Banding Ferdy Sambo ditolak dan ia tetap mendapatkan ganjaran hukuman mati.
Ferdy Sambo adalah salah satu dari lima terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat yang diputus dengan ganjaran ultra petita. Atau hukuman berat berupa vonis mati.
Bersama tiga orang terdakwa lainnya, ia mengajukan banding di Pengadilan Tinggi Jakarta dan ditolak.
Kekinian, dibahas tentang kondisi kejiwaannya setelah mendapat penolakan hakim, yaitu dikhawatirkan bakal terganggu.
Salah satunya, muncul di video yang disimak Metro Suara.com di kanal YouTube. Akun bernama Benang Merah mengunggah sebuah video berjudul "KABAR TERBARU !! KONDISI KONDISI KEJIWAAN SAMBO SEDANG TERGANGGU". Berdurasi delapan menit, thumbnail berisikan kalimat "DIBAWA KERUMAH SAKIT JIWA KEGILAAN SAMBO MAKIN MENJADI HINGGA SEPERTI INI".
Narasinya adalah Ferdy Sambo akan menjalani hidup di dalam bui sembari menunggu hukuman mati dilangsungkan.
PENJELASAN
Dari penelusuran Metro Suara.com, tidak didapatkan materi atau visual yang memperkuat judul soal kondisi kejiwaan Ferdy Sambo.
Narator hanya membacakan poin yang memberatkan hukuman Ferdy Sambo. Tidak ada pernyataan maupun narasi tentang sesuatu yang menjadi bagian dari kejiwaannya.
Sedangkan gambar menggunakan teknik penempelan wajah semata, tentu saja bukan Ferdy Sambo. Disimak secara cepat pun terlihat bentuk kepala terlalu besar, dengan sudut yang salah.
KESIMPULAN
Video dan judul memiliki konteks yang salah. Tidak berhubungan satu dengan lainnya.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Suami Dikabarkan Menikah Lagi, Krisdayanti Jatuh Pingsan dan Dibawa ke Rumah Sakit
-
CEK FAKTA: Nyawa Mario Terancam, Sekelompok Geng Motor Tuntut Balas Dendam
-
CEK FAKTA: Tidak Sabaran, Ria Ricis Desak Pengadilan Agama Selesaikan Proses Perceraian dengan Teuku Ryan sebelum Lebaran
-
CEK FAKTA: Hubungan Gelapnya dengan Amanda Manopo Terbongar, Arya Saloka Bikin Pengakuan Mengejutkan
-
CEK FAKTA: Terungkap kekayaan Raffi Ahmad Hasil Pencucian Uang Bareng Rafael Alun, Lebaran di Penjara?
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
-
IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan
-
Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan: Masalah Tata Kelola Pelayanan Publik
-
Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound
-
Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?
-
Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat
-
SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit
-
Pertama Kalinya, SUNRISE dan SHAFT Umumkan Kolaborasi Produksi Anime Baru
-
Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat
-
Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket