Beredar narasi pendakwah kondang Gus Miftah ditangkap polisi gara-gara terseret dalam kasus pencucian uang Wahyu Kenzo.
Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh akun YouTube Galeri Seleb pada Senin (25/4/2023).
Dalam unggahannya kanal YouTube ini menuliskan judul sebagai berikut, "HARI INI! Ulama Besar Gus Miftah 'Dibekuk' Polisi, Diduga 'Terseret' Kasus Wahyu Kenzo".
Sementara itu, dalam thumbnail video yang dibagikan juga tertulis keterangan serupa, "BREAKING NEWS GUS MIFTAH 'DIBEKUK' POLISI SAAT ZIARAH KUBUR DI MAKAM KELUARGA".
Lalu, benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim Gus MIftah ditangkap polisi karena terseret dalam kasus Wahyu Kenzo adalah tidak benar.
Video unggahan berdurasi 4 menit 11 detik tersebut tidak memberikan bukti valid terkait klaim yang ditulis di bagian judul dan thumbnail. Video ini justru berisi slide foto Gus Miftah dan Wahyu Kenzo.
Selain itu, narator dalam video ini pun hanya mengulas soal kabar Gus Miftah yang ikut terseret dalam kasus robot trading Wahyu Kenzo. Ulama ini mengklarifikasi bahwa pihaknya sama sekali tidak ada kaitannya dengan persoalan Wahyu Kenzo.
Baca Juga: Yamaha Pastikan Toprak Razgatlioglu Masih Tetap di WSBK
Simpulan
Berdasarkan penelurusan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar ditangkapnya Gus Muftah adalah hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi