Pendengung alias buzzer Denny Siregar kena skak mat admin Gerindra saat ia menuding Prabowo Subianto tak pernah menentang kelompok-kelompok radikal di Indonesia.
Mulanya lewat Twitter Denny Siregar mengkritik Prabowo, ketua umum Partai Gerindra, yang dia sebut tak pernah menentang keras kelompok-kelompok radikal.
"Saya tanya ke teman pendukung Prabowo, 'Berikan saya satu bukti pernyataan Prabowo bahwa ia menentang keras kelompok-kelompok radikal di negeri ini,'" tulis Denny Siregar pada Minggu (7/5/2023).
"Temanku enggak bisa ngasih satu bukti pun. Sampai sekarang," lanjut dia.
Tetapi kritik itu dijawab telak oleh admin Partai Gerindra pada Senin hari ini.
"Lagian nanyanya ke temen, bukannya ke official," tulis admin Twitter Gerindra, Senin sore, sembari menunggah sebuah video berisi pidato Prabowo.
Dalam pidato itu Prabowo memperingatkan soal bahaya kelompok radikal di semua kelompok agama.
"Adik-adik sekalian jangan mau diajak yang radikal-radikalan. Tidak ada, semua agama mengajarkan kebaikan. Kalau ada yang mengajarkan kebencian, pasti niatnya lain. Jangan-jangan itu kekuatan asing yang mau pecah- belah kita," kata Prabowo dalam pidato tersebut.
Potongan pidato tersebut disampaikan Prabowo saat ia menyampaikan orasi ilmiah di Universitas Pancasila, Jakarta, Juni 2022 lalu.
Hingga berita ini ditayangkan, Denny Siregar belum menanggapi jawaban Gerindra tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?