/
Selasa, 09 Mei 2023 | 13:11 WIB
Cek Fakta: Terbukti Korupsi 230 Milyar Gubernur Lampung Menangis Minta Ampun ((YouTube/Roda Politik))

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi yang akhir-akhir ini menjadi sorotan kembali menuai kabar mencengangkan karena terbukti korupsi Rp 230 miliar dan dia menangis minta ampun.

Informasi tersebut dibagikan kanal Roda Politik yang mengunggah video berjudul "TERBUKTI KORUPSI 230 MILYAR GUBERNUR LAMPUNG MENANGIS MINTA AMPUN??".

Thumbnail video tersebut memiliki keterangan serupa. 

Terlihat foto seseorang dengan pakaian tahanan berwajah Arinal Djunaidi yang dijaga ketat petugas.

Video itu hingga kini telah ditonton sebanyak lebih dari 954 penayangan. 

Namun, benarkah Gubernur Lampung terbukti korupsi Rp 230 miliar dan menangis minta ampun?

CEK FAKTA

Setelah menonton video berdurasi 8 menit 5 detik, klaim yang menyebutkan bahwa  Gubernur Lampung terbukti korupsi Rp 230 miliar dan menangis minta ampun adalah salah.

Narator dalam video tersebut sama sekali tidak memberikan penjelasan terkait Gubernur Lampung yang disebut terbukti korupsi Rp 230 miliar.

Baca Juga: Heru Budi Akui Pembebasan Lahan Normalisasi Ciliwung Terkendala Surat Tanah Warga Hilang

Dia justru hanya membacakan berita seputar arahan Jokowi soal pembetulan jalan di seluruh daerah.

Foto yang digunakan dalam thumbnail pun merupakan foto editan yang direkayasa.

Tidak hanya itu, isi video dengan judul tidak memiliki keterkaitan.

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Gubernur Lampung terbukti korupsi Rp 230 miliar dan menangis minta ampun merupakan berita palsu atau hoaks.

Unggahan tersebut dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan karena berisi berita bohong.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More