/
Rabu, 10 Mei 2023 | 09:34 WIB
Cek Fakta: Sambo membawa maut, menyebabkan banjir bandang menyapu tanah ((YouTube/Pintu Istana))

Beredar narasi Sambo membawa maut, menyebabkan banjir bandang menyapu tanah.

Klaim ini disebarkan melalui video yang diunggah kanal YouTube Pintu Istana, dikutip Rabu (10/5/2023).

Unggahan video yang telah disaksikan lebih dari 896 kali ini memiliki judul sebagai berikut "SAMBO BAWA MAUTDETIK² BANJIR BANDANG SAPU TANAH MANUSIA BIDP INI".

Sementara itu, dalam thumbnail video yang dibagikan tertulis keterangan Kota "Sambo" Kena Azab Ibarat Tuhan Murka, Tanah Manusia Bejat Ini Dimusnahkan?.

Lalu, benarkah klaim tersebut? 

CEK FAKTA

Berdasarkan penelusuran Metro Suara, klaim Sambo membawa maut, menyebabkan banjir bandang menyapu tanah adalah tidak benar.

Unggahan berdurasi 8 menit 5 detik tersebut sama sekali tidak menguraikan dan memberikan bukti valid terkait klaim yang telah ditulis di bagian judul video. 

Sebagian besar tayangan ini hanya berisi banjir bandang yang melanda Sulawesi Tengah. 

Baca Juga: Pakai Kostum Sailor Mars Saat Ultah, Bunga Citra Lestari Dibilang Mirip Asri Welas

Narator hanya membacakan berita dari salah satu media seputar Desa Sambo yang terkena banjir bandang.

Dia menyebutkan Desa Sambo tidak ada hubungan Ferdy Sambo terdakwa di kasus pembunuhan berencana Brigadir J. 

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa narasi Sambo membawa maut, menyebabkan banjir bandang menyapu tanah adalah tidak benar.

Unggahan kanal YouTube Pintu Istana tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More