Narasinya mengarahkan Timnas Indonesia tidak perlu bertanding di partai final. Rasa sportivitas di mana?
Tim Nasional atau Timnas Indonesia U-22 akan berlaga melawan Timnas Thailand di final sepak bola SEA Games 2023. Keandalan masing-masing tim dibahas, dan sebagai bagian dari masyarakat Tanah Air tentunya menaruh harapan para pemain kita bakal pulang membawa medali emas.
Di antara berbagai berita penuh semangat berlandaskan logika dan perhitungan strategi, ada pula kabar yang bikin geli. Salah satunya adalah tayangan video ini.
Metro Suara.com menyimak dari kanal YouTube, akun bernama Kreator Bola mengunggah video berjudul "THAILAND MUNDUR DI FINAL!! INDONESIA DAPAT KABAR GEMBIRA SEBELUM FINAL BERLANGSUNG".
Sementara thumbnail menampilkan insert di tengah, potret seorang wasit tengah mengangkat kartu kuning dan di bawahnya dibubuhi kalimat, "WASIT INI DISOGOK VIETNAM AGAR CURANG DI LAGA FINAL". Serta satu lagi adalah tulisan berbunyi, "THAILAND MUNDUR DI FINAL DEMI HORMATI INDONESIA".
Video berdurasi 3 menit 4 detik ini tayang perdana Senin (15/5/2023) dan sudah disaksikan 5.6K kali.
Detik pertama, bak pemain bola narator bersuara malas-malasan langsung menggebrak dengan kalimat, "Harusnya tidak boleh terjadi, tambahan waktu ini sangat konyol ... di mana kedua tim mengulur-ulur waktu. Tentu ini adalah hal yang sangat diragukan. Di mana panitia memihak salah satu tim."
Selanjutnya, narator bersuara lelaki itu menyatakan manajemen Indonesia merasa ada yang janggal. Kartu merah adalah hal yang sangat merugikan.
Berikutnya adalah transkrip dari suara narator yang membacakan narasi agar bisa disimak logis tidaknya:
Memang tidak seharusnya wasit memberikan kartu merah. Karena pelanggaran sangat 50-50. Oleh sebab itu dari awal pelatih dan official Indonesia sangat mencurigai adanya kejanggalan ini. Ya ini seperti kena karma. Bagaimana tidak, sudah kalah, Vietnam harus tertimpa musibah. Juga harus dikalahkan oleh Indonesia.
Dengan tambahan waktu 8 menit Indonesia tidak gentar untuk mengalahkan tim Nguyen tersebut.
PENJELASAN
Narator membacakan skrip berisikan materi yang tidak selaras judul. Pembahasan tentang tim Vietnam, kartu merah, dan tanpa bukti kredibel serta data valid tentang Timnas Thailand menghormati Indonesia dengan cara mundur di final tanding sepak bola SEA Games 2023.
Bagi mereka yang menjunjung tinggi sportivitas dan olah raga, bertanding atau berlaga adalah hal dinantikan. Tanpa lawan tanding atau mundurnya lawan terasa tidak seru dan kurang memberikan tantangan.
Dan narator juga membacakan skrip yang sangat tidak berbobot, seperti bisa dibaca dalam transkrip tadi, yaitu tepatnya pada kalimat, "Ya ini seperti kena karma."
Olah raga atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai "sport" dan salah satu kata sifatnya "sportivitas" mengajarkan kepada pemain, penonton, semua yang terlibat, bahkan masyarakat luas soal bersikap sportif, bagaimana menerima kekalahan dan berjuang meraih kemenangan. Cara bertandingnya, bisa merujuk pada moto Olimpiade: Citius, Altius, Fortius (lebih cepat, lebih tinggi, lebih kuat), dan bukan mengedepankan karma, seperti yang dinarasikan video ini.
KESIMPULAN
Video Kreator Bola berjudul "THAILAND MUNDUR DI FINAL!! INDONESIA DAPAT KABAR GEMBIRA SEBELUM FINAL BERLANGSUNG" memenuhi kriteria konten kategori misleading content atau konten menyesatkan. Dengan judul hoax atau bohong.
Catatan Redaksi
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Absen di Final SEA Games 2023, Pratama Arhan Titip Pesan untuk Skuad Timnas Indonesia U-22
-
FINAL SEA Games 2023: Alfeandra Dewangga Perlu Jaga Benteng Pertahanan Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta Goal Getter
-
Prediksi Final SEA Games 2023, 3 Pemain Bisa Jadi Mesin Gol Timnas Indonesia Jebol Gawang Thailand
-
Thailand Lawan Berat, Dewangga Minta Fans Timnas Indonesia Lakukan Ini di Final SEA Games 2023
-
FINAL SEA Games 2023: 4 Modal Timnas Indonesia Bisa Juara Kalahkan Thailand, Taktik Indra Sjafri Jadi Pertaruhan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim