Sidang kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan Ferry Irawan terhadap Venna Melinda dari 1 tahun 6 bulan menjadi 1 tahun penjara .
Sang ibunda, Hariati langsung nelangsa dan mengungkapkan rasa kecewanya atas putusan penjara itu.
"Keputusan hakim sebenernya kecewa ya, kecewa banget. Siapa yang dizolimin nanti keliatan kok," ucapnya dalam channel YouTube Intens Investigasi, dikutip Selasa (6/6/2023).
Meskipun begitu, karena itu sudah menjadi keputusan dari Hakim persidangan, maka Hariati pun tetap bersyukur karena putusan lebih rendah dibandingkan tuntutannya.
Hal tersebut, dikarenakan tuduhan KDRT fisik tidak terbukti. Hakim melihat tidak ada kekerasan fisik yang dilakukan Ferry Irawan terhadap Venna Melinda.
"Sebenernya memang tidak ada KDRT, Hakim saja memutuskan Pak Ferry itu tidak ada KDRT secara fisik, harusnya kan langsung bebas," beber sang ibunda.
Menurut keterangan Hariati, sejak sidang pertama, Ferry Irawan secara langsung bertanya kepada Venna Melinda, jika dirinya pernah memukul sang istri.
"'Kamu pernah dipukul nggak?', 'Tidak', 'hidungnya pernah patah?' kata Venna 'Tidak'. Jadi semua bilangnya tidak," ungkap Hariati.
Sang ibunda Ferry Irawan kembali memastikan bahwa anaknya tidak sejahat itu dan justru sangat mencintai sang istri Venna Melinda.
"Karena memang tidak ada KDRT, Ferry tidak sejahat itu, sayangnya luar biasa sama Venna," tuturnya.
Dia juga menyayangkan, apa yang terjadi seharusnya merupakan pertengkaran dalam rumah tangga pada umumnya.
"Harusnya itu hanya pertengkaran suami istri, harusnya didamaikan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan